Archive | a yeeeay SEOUL (Korea Selatan) RSS feed for this section

Jajan dan belanja di Korea

3 Aug

안녕하세요….. Chingudeul….

Sebenarnya sudah lama mau nge-post tentang hasil hunting beberapa barang yang sempat saya beli selama di Korea. Namun sayangnya tidak semua sempat di foto barangnya.. 😦 dan lagian kami juga tidak belanja banyak, karena barang disana cukup mahal dan dana kami juga terbatas hehehe, jadinya kami lebih banyak berwisata kuliner menikmati jajanan disana dan beli camilan ini itu dan minumannya, so alhasil seminggu disana berat badan naik 2Kg… huaaa…aa….aaa….aaaa…..aaaaa…….

Bagi yang penasaran dengan barang-barang dan perkiraan harga disana, berikut saya share sedikit barang yang sempat saya beli. Maaf ya saya tidak hunting banyak barang, jadi sedikit saja info yang bisa saya berikan.

Berikut ini adalah gambar uang Korea yang kurs-nya sekitar 1000 won = Rp. 8.400 – 9.000,-
Waktu April 2012 lalu kurs-nya masih 8.4

KOSMETIK 

Ini adalah kutek produk the faceshop yang harganya relatif murah (ada yang 1.000  dan ada juga yang 2.000 won). Warnanya bagus dan soft, sesuai dengan kulit wanita Korea yang putih bersih. Harga kosmetik sebangsa etude, vov, atau faceshop di Korea tidak terlalu mahal. Untuk harga kosmetik Etude disana setara dengan harga kosmetik revlon disini lah. Cuma kalau disini harga etude bisa 2.5 – 3x lipat lebih mahal.


Nah ini adalah masker wajah dan masker mata. Masker wajah harga satuannya 1.000 won (Rp. 8.400) dan masker mata kalau tidak salah 500 Won (Rp. 4.200) saja. Harga masker wajah disini bisa mencapai 25.000 – 30.000 kalau beli di counternya. Oh ya aku juga ada membeli masker mata dari faceshop, sayang tidak ada fotonya. Harganya cukup mahal, 3.300 won / pack.
Selain membeli masker, aku juga ada membeli 7 pcs BB Cream. 3 bb cream etude untuk ole-ole dan 4 bb cream (2 faceshop dan 2 skinfood) untuk kupakai sendiri. Untuk harga bb cream nanti akan dibahas di bawah.
Kalau disini mau mendapatkan harga yang lebih murah mungkin bisa dibeli di online shop, namun aku tidak tahu apakah barang yang mereka jual adalah barang asli atau tidak.

Mascara ini aku beli saat sedang melihat lihat di Nature Republic store yang berada seberang di Jeju Grand Hotel (kalau tidak salah). Karena di depan Hotel banyak terdapat toko-toko kosmetik, maka aku dan suami coba jalan kesana. Pada malam itu aku nekat hanya mengenakan  jaket, bawahan jeans dan sandal jepit saja. Alhasil setelah keluar dari pintu Hotel, jari-jari kaki terasa beku dengan udara dingin dan hembusan angin yang bertiup…. Fiuh,… kukira udara tidak sedingin yang kubayangkan. Karena ga tahan dingin, so kami hanya berjalan-jalan sebentar saja. Oh ya harga mascara ini 11.000 won jika tidak salah.

Blush on ini merupakan titipan temanku. Kebetulan fotonya ada dan ku upload saja deh skalian. Harga-nya sekitar 5.900 won /pcs. Murah ya…. Aku sudah banyak blush on, jadinya aku tidak membelinya. Sebenarnya sih tertarik, cm daripada mubajir, so harus bisa menahan diri… 🙂

Peeling cream ini sebenarnya yang mau kubeli adalah yang bentuk tube. Namun dikarenakan aku tidak menemukan produk yang kugunakan sebelumnya, jadi aku ditawarkan produk ini. Oleh penjaga counter, aku ditawarkan cream satu ini. Teksturnya lebih mirip lotion. Saat dioleskan ditanganku dan digosok-gosokan, eh kulit matinya pada copot (entah kulit mati atau daki ehehe).. akhirnya daripada gak ketemu yang diinginkan, aku beli juga deh peeling cream ini. Harganya 13.500 won. Anyway warna cream itu bukan pink, cm efek foto jadi berubah deh..

Skinfood masker ini harganya aku lupa kisaran berapa. Bon juga sudah tak tau kemana, tapi yang jelas dibawah 100.000 lah.

Bb cream ini kubeli untuk pemakaian pribadi. Aku sudah mencoba bb cream yang ginseng and i love it. Harga bb cream skinfood yang mushroom 13 USD, faceshop ginseng 16 USD, Faceshop yang ungu 19 USD dan skinfood yang kecil 7 USD. Sorry ya aku sesuaikan harga dengan yang tertera di counter, aku membayarnya dengan won, tapi aku tidak tahu dihitung berapa jadinya kalau dalam mata uang won, soalnya bon nya sudah pada hilang dan yang aku ingat hanya harga dalam USD.

Bedak tabur di rumah sudah mau habis, lalu kuputuskan untuk membeli produk the faceshop ini. Aku lebih banyak membeli produk the faceshop selama disana. Harga bedak ini 14 USD. Saat ini sih belum aku pakai bedaknya karena bedak yang lama belum habis. Tapi yang jelas aku cukup menyukai produk faceshop.

PERNAK PERNIK

Bagian ini adalah bagian favoritku. Membeli pernak pernik seperti sendok, sumpit, kotak nasi Korea adalah salah satu incaranku sebelum tiba di Korea. Harganya berkisar dari 1.000 won sampai 10.000 won yang aku beli. Untuk mangkuk nasi nya harganya 2.000 won (aku membeli 3 pcs. Tadinya 1 pcs mau aku jadikan ole-ole, tapi karena mau kupakai untuk keluarga di rumah akhirnya ga jadi deh ahhahaha) , sumpit 5 pasang harga 5.000 won, sendok + sumpitnya 1.500 won / pcs.

Oh ya ada kejadian menyebalkan juga, ada 1 pasang sumpit yang kehilangan sebelahnya. Sayangnya aku hanya ada 1 pasang saja dan sebelahnya hilang oleh pembantu di rumah huuuuaaa… padahal baru 3 hari kukeluarkan sehabis pulang dari liburan, masa sudah hilang, mana sumpit itu lebih panjang dibandingkan sumpit lainnya… ahhhhh kesel setengah mati. Andaikan saja disini ada jual yang sama, pasti hati jadi senang lagi. Kenapa ga yang sama aja sih yang hilang… kenapa harus yang hanya 1 itu yang hilang… huaaaa…… nyesel kenapa ga beli banyakan hiiikzzz   Grrr…… kesellllllllllllllllllllllllll……. hehee *curcol deh.. haha

Sendok dan garpu kecil ini sangat lucu, makanya aku tertarik untuk membelinya. Harganya cukup mahal, ada 4 item seharga @ 3,000 won yang kubeli dan 1 pcs yang paling besar seharga 4.000 won/pcs. Untuk sendok yang digunakan hanya untuk pajangan menurutku sudah mahal. Namun karena aku menyukainya, jadi kubeli juga deh. Belum tentu besok-besok aku bisa menemukan sendok selucu ini.

Harga sendok set ini relatif lah. Untuk 1 kotak (isi 2 pasang sumpit + 2 sendok) yang kotak silver, aku beli seharga 5.000 won dan yang kotak gold, sendok khas Jeju Island (bawahnya ada ukiran patung khas Jeju) harganya 10.000 won. Cantik ya sendok Jeju nya… Aku suka banget degh….

Ini adalah perfume doll bottle… Sepasang boneka ini kujadikan pajangan di rumah. Tadinya niat untuk ole-ole, tapi karena cantik, akhirnya dijadikan pajangan saja deh di rumah. Botolnya wangi juga.. (Ya iya namanya juga perfume doll bottle heheheh….). Oh iya harga pajangan ini 4.000 won / set.

Setelah beberapa bulan majang di lemari rumah, akhirnya perfume doll botol ini diminta juga sama yang nitip. Bukan nitip sih, tapi request dibelikan. Ya karena harga ga terlalu mahal, ya sudah buat ole-ole saja. Tau gitu aku beli 2 pcs deh.

Anting-anting yang kubeli di Myeong Dong. Bentuknya cantik cantik dan menarik, dan yang terpenting harganya murah. Berdasarkan info dari tour guide local disana, di Myeong Dong banyak menjual barang made in China. Tapi sih jika tidak salah aku sempat membaca bahwa ada tulisan made in Korea, makanya kubeli deh ini anting-anting untuk ole-ole dengan harga 1.000 won / set … hehe murah juga untuk ole-ole.

Sarung tangan special yang kubeli di Seorak San yang saat itu masih ditutup salju. Udara saat itu sangaaaat dingin. Sebenarnya kami membawa sarung tangan juga, namun karena sulit mengeluarkannya dari koper kami terpaksa membeli sarung tangan yang dijual di pinggir jalan. Harga sarung tangannya 5.000 won, huuuu mahal juga… padahal kalau beli di abang abang harganya 10.000 saja hehehe… kualitas pun tak jauh beda hahaha…

Pouch / dompet kecil ini kubeli karena lucu. Aku membeli 2 warna : merah dan biru. Yang biru kujadikan ole-ole. Harganya 3.000 won untuk 1 pouch. Pouch ini kupakai untuk menaruh bedak dan eye shadow hehe…

Gantungan kunci ini harganya 5.000 won dan isinya 10 pcs. Bentuknya cantik-cantik deh.

Gantungan kunci ini aku beli di Jeju island. Banyak banget bentuknya, harga satuannya 1.000 won. Sayangnya gantungan kunci ini tidak tahan banting, punya Mama ku jatuh dan pecah gantungan kuncinya… sayang deh… huhuhu….

Sebenarnya aku tidak membutuhkan tissue selama disana. Namun karena kecintaanku pada Korea, akhirnya aku iseng saja membeli tisue ini. Harganya jika tidak salah 5.00 – 1.000 won / pack.

Ada banyak barang yang kubeli dan belum sempat di foto, soalnya sudah keburu di distribusikan dulu hehe… br sampe bandara aja uda ada teman yang nagih ole-ole hehhe… Oh ya aku juga ada membeli sebuah kaos berwarna merah dan ada tulisan Korea and lambang bendera nya. Harganya 10.000 won, bahannya adem dipakai.

Selama disana aku tidak hunting baju dikarenakan tubuh wanita Korea langsing – langsing dan badanku rada melar. Aku hanya ada membeli beberapa pcs kaus murah yang harganya 5.000 – 10.000 won. Yang 5.000 won itu made in China, kalau yg 1o.000 won sih buatan Korea. Harga barang Korea relatif mahal-mahal, tapi jika chingudeul ingin membeli barang asli Korea bisa membeli di Dongdaemun di gedung utamanya jika tidak salah. Harga barang disana hanya bisa di tawar 5 – 10% saja, and jika bisa mendapatkan diskon 20% berarti hebat sekali yang nawar (itu info dari local guide setempat). So jangan coba tawar 50% dari harga yang dikasih ya.. ingat Dongdaemun bukan Mangdu heheh….. 😛

Jika chingudeul ingin mendapatkan harga barang yang lebih murah, maka coba kunjungi Myeongdong. Disana banyak menjual barang made in China dan harga relatif lebih murah. Cuma ya kalau dipikir-pikir disini juga banyak barang made in China, so jauh jauh ke Korea sayang juga jika tidak membeli produk asli negara setempat. Ya walau hanya mampu membeli 1 pcs tidak apa-apalah, yang penting ada kenangan selama disana.

CAMILAN 

Upss… kecap ikan ga masuk dalam kategori camilan. Siapa juga yang mau nyamil kecap ikan yang amis? hahaha… tapi daripada ga jelas masuk kategori mana, so aku masukan kesini saja deh…

Kecap ikan ini kubeli saat belajar membuat kimchi. Harganya 4.000 won dan di lotte mart kelapa gading ternyata ada dijual juga. Ahhh capeee deh jauh-jauh dibeli disana, berat juga taunya ada dijual disini hahaa…

Kalau sekilas melihat gambarnya, kukira ini adalah biskuit oreo. Eh ternyata dalamnya coklat bertabur seroihan biskuit oreo. Rasanya seperti toblerone putih + oreo.. enak…. Harganya jika tidak salah 1.000 won.

Coklat khas jeju ini aku beli di Jeju, soalnya di Seoul harganya sudah beda. Dan kalau ke jeju jangan lupa membeli coklat rasa buah ini. Coklat ini merupakan salah satu khas Jejudo. Harga 1 pack 10.000 won dan isinya 4 bungkus. Dalam 1 bungkus berisi 8 potongan coklat. Rasanya ya coklat dengan aroma buah…

Juhi adalah makanan yang banyak dijual di Korea. Baik yang bungkusan atau yang baru diolah. Nah yang aku beli adalah yang bungkusan ini. Harganya 1 bungkusnya 7.000 won. Juhi ini kami beli di toko ole-ole sebelum kami ke airport.

Kalau melihat bungkusannya, kukira ini adalah kacang. Eh ternyata ini permen isi kacang. Karena ga ngerti tulisan hangul jadinya banyak salah beli barang deh.. aku bisa sedikit membaca tulisan hangul, namun tidak mengerti hahaa

Coklat Ghana ini dibeli oleh suamiku untuk ole-ole. Aku sendiri ga mencicipi rasa coklat ini. Coklat Ghana ini aku beli di salah satu supermarket di Korea. Oh ya chingudeul jika ke Korea ikut tur jangan lupa ya mampir ke supermarket sebelum pulang ke negeri tercinta untuk membeli ole-ole seperti permen, coklat, atau snack kecil, soalnya jika ikut tur biasanya chingudeul akan diajak ke tempat khusus yang menjual ole-ole dan harganya mahal-mahal. Ya memang barang-barang yang dijual beda dengan yang di supermaket, tapi ya jika mau lebih berhemat mendingan beli barang-barang kecil di supermaket. Jadinya saat tiba di toko ole-ole chingudeul tidak perlu membeli banyak barang lagi dan barang yang dibeli sebelumnya sudah bisa di packing dulu… 😛

Tips :

1. Jika ke Korea, usahakan jangan disaat musim panas, karena disini saja sudah panas. Bagusnya ke Korea saat musim semi (april – mei) atau saat gugur (Oktober – november) saja. Saat musim semi dan gugur, Korea akan dipenuhi bunga-bunga yang indah dan udaranya juga dingin, so asik banget deh jadinya. Dan bagi yang gak tahan dingin, jangan coba-coba kesana saat winter. Soalnya musim semi saja udara sudah sangat dingin, apalagi saat winter and seluruh kota dipenuhi salju, ga kena flu aja uda bersyukur banget.

2. Saat berbelanja di duty free jangan lupa membawa dan menunjukan passport saat membayar, supaya barang kita tidak dikenakan pajak. Jadi lumayan kan bisa hemat sedikit.

3. Saat disana, cobalah berbagai makanan dan cemilan khas sana, soalnya kalau uda balik sini kan kita ga bisa nyobain lagi. hehehe

4. Penjaga toko di Korea tidak seramah disini. Aku ada dimarahin sama penjaga toko saat aku sedang memilih baju dan tanpa sengaja bajunya keinjek (padahal baju itu aku mau beli) dan oleh penjaga aku diteriakan “hei…. hei!!!… dengan muka jutek dan baju yang kupegang diambil olehnya. Lalu aku bilang saja ” i’ll buy this” dan entah apa orang itu ngerti atau tidak, akhirnya dia mundur walau mukanya masih jutek. Untuk kali ke dua, saat di myeong dong aku membeli 2 pcs baju dan ditunjuk-tunjuk untuk ambil plastiknya sendiri. Aku tidak mengerti orangnya ngomong apa, karena aku ga ngerti bahasa mereka. Akhirnya aku coba ambil plastiknya dan tanganku ditahan oleh penjaga kasir dengan muka jutek, lalu dia menunjukan tulisan bahwa kita harus membayar 100 won untuk plastiknya. Aku ga liat disana ada tulisan, lah wong pake bahasa Korea, mana aku ngerti. Sebel juga sih digituin, kita kan ga terbiasa membayar plastik , eh bukannya dibantu malah dijutekin… Tapi karena aku cinta banget sama Korea, jadinya ya sudah, aku tidak mau sakit hati hehehe….. *napunno ajumma* hahaha….

5. Sebelum berpergian, catatlah list barang yang mau dibeli dan ole-ole untuk siapa saja yang harus dibeli. Dengan begitu kita tidak akan membeli barang secara berlebih dan mubajir.

6. Siapkan uang won secukupnya, jika menukar uang dengan kurs disana harganya sudah cukup berbeda.

Sekian dulu review tentang tips dan sedikit harga barang di Korea. Siapa tau chingudeul ada rencana mau ke Korea dan kalau belanja kan kadang kita ingin tau harganya dulu, kalau tidak jadi beli tidak enak jika sudah menanyakan harganya hehee.. Jadi dengan sedikit mengetahui kisarannya, jadi saat nanti chingudeul kesana sudah ada persiapan sebelumnya… Oh ya kalau ada yg mau ke Korea mauu titip dunk belikan sendok dan sumpitnya hahaha….

Untuk harga makanan dan camilan lebih detail lagi.. chingudeul bisa melihat di bahasan mengenai kuliner di Korea. Tapi dikarenakan kami mengikuti tur, untuk makanan rata-rata sudah termasuk dalam paket tur nya, jadi saya tidak mengetahui harganya. Tapi untuk beberapa harga camilan bisa di cek disini :
https://shinhyoaeippeo.wordpress.com/2012/04/13/wisata-kuliner-di-korea/

Advertisements

Teddy Bear Museum (Teseum)

18 Apr

Mengunjungi Teddy bear museum akan menyenangkan sekali bagi pecinta boneka, sayangnya aku bukan pecinta boneka. Aku tidak menyukai boneka karena bulu-bulunya suka membuat hidungku gatal dan menjadi flu. So dari kecil aku jarang mengkoleksi boneka. Ada sih beberapa, tapi harus selalu dicover dengan kantung plastik, so sama boong, ga bisa dimainin hehe… 😛

Gedung teseum ini cukup besar juga, kami diberikan waktu 2 jam untuk berkeliling disana. Ada banyak berbagai boneka beruang yang terdapat disana. Cantik cantik semuanya.
Btw sorry fotonya kurang bagus, pada hari itu kamera yang kami bawa ketiganya habis baterainya hahaha.. jadi kami terpaksa menggunakan kamera HP. Andaikan pakai kamera pasti hasilnya lebih bagus deh.

Boneka selamat datangnya lucu deh (Yang paling atas) dan boneka yang lain juga bagus semuanya.

Bagi keluarga yang membawa anak-anak kesini pasti akan sangat menyenangkan sekali.

Ini merupakan miniatur boneka teddy bear. bagus-bagus miniaturnya.

Ini semua adalah toko souvenir yang menjual aneka boneka teddy bear.

Wow… Mama bear nya besar banget… Wah jangan sampe aku segendut Mama bear.. amit-amit deh…

Aku tau kenapa mereka membuat boneka teddy bear-nya besar-besar, soalnya kalau dibuat kecil nanti dimasukan dalam tas dan dibawa pulang oleh pengunjung, apalagi orang indonesia yang dikenal suka nyomot hahaha… Eits tapi Aku engga loh hehehe, aku warga negara Indonesia yang baik.. hehehe 🙂

Wah aku dilamar oleh Mr,. Teddy bear.. tapi aku sudah punya suami, maaf ya Mr. Teddy…. 😛

Aku suka deh sama boneke-bonekanya….. lucu lucu ..

Kalau yang ini, yang pengen aku bawa pulang bukan bonekanya, tapi mobilnya yang pengen aku bawa  hahaha….

Bagaimana chingudeul? apakah kalian suka dengan Teddy bear? Bagi pecinta boneka Teddy silahkan mengunjungi Teseum, dijamin kamu pasti akan bawa pulang ole-ole yang banyak.. liat yang ini pengen, yang sana juga pengen. (jika uangnya cukup ya…. 😛 hahah)

Dragon Head Rock

17 Apr

Dragon Head Rock merupakan tempat wisata yang kami kunjungi di hari pertama. Sesaat tiba disana, yang banyak kelihatan adalah bebatuan disepanjang pinggir pantainya. Daerahnya sedikit gersang, karena saat kami kesana rumputnya sudah kering kerontang. Tanpa menunggu waktu lama kami juga mencoba turun untuk melihat batu kepala naga dari dekat.

Ya jika diperhatikan ada sedikit menyerupai kepala Naga ya.. Tapi tidak mirip-mirip banget sieh…

Jika dilihat dari daerah tempat aku berdiri sih kelihatan lumayan bagus lautnya, tapi masih kalah bagus dengan Bangka 🙂

Untuk turun ke bawah, tidak terlalu banyak tangga yang harus dilalui.

Jika dilihat dari jauh, tidak terlalu mirip kepala naga ya,….. 😛

Berfoto di dekat patung yang menutup jalanan…

Ini merupakan patung khas Jeju Island. Orang Korea percaya jika yang memegang hidung patung ini nantinya akan diberikan anak laki-laki. Aku juga pernah nonton adegan nenek-nenek yang mengais hidung patung supaya dia mendapatkan cucu laki-laki.

Setelah puas menikmati pemandangan dibawah, kami mencicipi jajanan disana. Kami hanya membeli Sosis dan minuman saja. Disana juga ada menjual jeruk, namun rasaya asam sekali kata guide setempat. Orang Korea menyukai makanan asam. Oh ya disana juga menjual coklat dengan rasa buah-buahan. Harganya 10.000 won dan juga ada menjual berbagai souvenir. Sayang aku tidak terpikir untuk membeli patung kecil khas jeju island. Stelah pulang baru terpikirkan untuk membelinya sebagai kenangan 😦

 

Seorak San (Gunung Seorak)

17 Apr

Seorak san juga salah satu tempat yang berkesan yang aku kunjungi selama beberapa hari di Korea (mungkin berkesan karena aku bisa melihat salju disana). Aku tidak menyangka kalau hari akan sedingin itu, aku tidak memiliki banyak persiapan selama disana. aku meninggalkan sarung tanganku didalam koper dan gak mungkin diobok-obok selama dalam perjalanan. Aku juga membawa syal yang sangat tipis sekali, dan jaket yang kukenakan saat itu juga agak sempit, aku malas mengancingnya. Jadi selama di Seorak san, aku harus menahan dingin… brrrr……

Saat turun bus kami melihat ada yang menjual topi dan sarung tangan, lalu mampirlah aku membeli sarung tangan dengan harga 6000Won atau seharga 50.000an… wah mahal juga ya, padahal aku suka beli sarung tangan harga 10.000-15.000 saja hehehe, kualitaspun tak jauh berbeda. hahahha

Sepanjang perjalanan selama 3 jam menuju ke Gunung Seorak, kami banyak melihat salju yang masih belum mencair. Dan sepanjang perjalanan ada sungai yang tidak putus-putus dan panjangggggg sekali, menurut informasi dari Guide setempat, itu merupakan salah satu sungai terpanjang yang ada di Korea. Selain itu sungainya juga bersih sekali.

Aku suka dengan pemandangan disini, walau hanya berupa ranting-ranting tapi cukup indah. Sebenarnya aku sudah kedinginan, tapi tidak masalah kalau mau foto harus tetap senyum hahaha…  Aku memakai tank top 3 lapis loh itu + jaket jadi 4 lapis hahaha…. 😛

Gambar itu merupakan rombongan tur kami, namun sayang ada 4 orang yang tertinggal karena membeli perlengkapan dingin hahaha… mereka sama kurang persiapannya dengan kami, namun karena kami masih muda, kami masih sedikit lebih mampu menahan dingin.

Kami menaiki puncak gunung menggunakan kereta gantung muatan padat (1 kereta bisa diisi 50an 0rang). Wah seram juga ya kalau sampai keretanya jatuh karena berat, apalagi jika yang naik beratnya seperti aku dan suami,…. hehehe

Dari dalam kereta gantung, kami melihat ada kuil dibawah. Setelah di zoom semaksimal mungkin, berikut ini hasilnya. Bagus ya kuilnya. Fotonya seperti lukisan ya, tapi ini asli loh suamiku yang memfotonya.

Lihatlah saljunya masih melapisi daratan. Aku bersyukur masih bisa menyaksikan salju di musim semi. Aku merupakan orang yang tidak tahan dengan hawa dingin, so aku tidak akan pergi berwisata disaat winter. Jadi saat melihat salju, aku sangat senang sekali. Dingin yang seperti itu saja sudah membuat aku tidak tahan, kalau winter wah gak kebayang deh…

Saljunya sudah agak kotor. Andaikan semuanya putih bersih, pasti cantik banget deh….

Setelah turun dari Gunung, kami diajak mengunjungi kuil. Disana ada patung Budha terbesar versi duduknya. Banyak orang yang datang berwisata sambil bersembayang juga. Karena aku tidak beragama Budha ya jadinya aku ambil foto saja disana.

Lotte World (indoor and Outdoor)

17 Apr

LOTTE WORLD INDOOR

Selama 6,5 hari disana, lotte world merupakan salah satu tempat yang banyak menghabiskan waktu. Sebagian waktu sepanjang hari itu habis di lotte world.Wah jadi mubazir juga karena kami ga bisa mencoba permainannya yang serem-serem menurutku dan antriannya juga cukup panjang. Untuk satu wahana bisa antri 40 menit sampai 1 jam lebih. Wah daripada antri, mendingan aku ngiter-ngiter and jalan-jalan deh liat lokasi sekelilingnya. Aku ingin menikmati semua waktu dengan baik selama berada disana.

Setibanya di Lotte World kami harus menunggu Guide kami membelikan tiket untuk kami. Sambil menunggu ya kami menghabiskan waktu untuk berfoto ria. 😛

Setelah masuk ke dalam, chingudeul bisa melihat aneka warna berpadu, cantik banget. Suasana di Lotte World tidak seramai di Everland, tapi saat siang hari semua wahana cukup padat pengunjung, apalagi wahana yang menegangkan, padat banget.

Bagus juga tempatnya. Banyak juga pasangan muda-mudi yang kesana. Di dalam ruangan ada beberapa permainan yang kami coba, seperti kuda-kudaan, yang naik rata-rata anak-anak hehehe… yang aku berani naik hanya yang seperti itu soalnya dan suamiku dengan rendah hati bersedia menemani aku. Selain itu kami juga mencoba kora-kora, Simbad (Semacam istana boneka), dan mencoba main monorailnya untuk keliling lotte world.

Disana aku tidak mencoba roller coasternya, walau indoor tapi cukup seram juga rutenya. Aku tidak berani mencobanya, kapok dengan T-express yang di everland soalnya hehehe… So lame…

Disana ada juga pertunjukan drama yang rata-rata diperankan oleh Bule. Banyak juga yang nonton, tapi karena ngak ngerti mereka ngomong apa ya malas juga nontonnya hehehe. Aku suka dengan pemandangan didalam, walau bunganya palsu tapi tetap indah.

Di lantai atas, ada beberapa lukisan yang biasa dipakai untuk foto-foto. Wah kalau ada yang jago foto pasti hasilnya bagus banget deh. Aku suka sekali dengan lukisan sayap malaikatnya 🙂

LOTTE WORLD OUTDOOR

Setelah bosan dengan wahana yang didalam, kami menjajaki wahana permainan diluar. Di LW outdoor ini aku bermain wahana yang seperti di dufan dan juga perahu bebek.. kasihan suamiku jadi tidak bisa coba wahana lain karena aku tidak bisa menemaninya.

Suasana siang itu begitu terik tapi tetap adem, aku tidak tahan dengan sinar mataharinya. Mataku kering dan tidak tahan melihat sinar (tapi bukan vampire lohhh). ahahaha….

Aku tidak mengambil banyak foto selama di LW. Aku lebih banyak asik menyaksikan orang-orang yang menikmati permainan yang ada.  Permainan seperti roller coaster yang di outdoor antri 1 jam lebih, kami malas mencobanya.

Ini merupakan jogging track yang biasa dipakai penduduk sana untuk berolah raga. Letaknya ada diseberang LW outdoor. Sayang bunganya sudah pada gugur, kalau sedang bermekaran, wah pasti cuantik banget…

Kalau ke Korea jangan lupa main-main ke Lotte World ya. Jangan pilih hari sabtu and minggu, karena pastinya akan sangat ramai. Dan jika disaat musim semi juga biasa suka ada school trip, jadi suka ramai oleh anak sekolah.