Archive | Roti RSS feed for this section

Pizza Roti Tawar alias PRT

15 Apr

Hmm… dalam minggu ini aku kepengen makan pizza tp ga mau beli PHD karena budget buat makan-makan sudah menipis. Walau kepengen makan pizza, tapi malas banget bikin adonan rotinya and maunya yang simple and ga makan waktu, so aku iseng membuat pizza roti tawar.

Ya namanya juga pizza-pizza an, so rasanya ga mungkin senikmat kalau beli, tapi ya setidaknya bisa memuaskan keinginan untuk menikmati sajian yang mirip-mirip roti pizza. AKu membuat 2 versi PRT.

ROTI TAWAR PIZZA

2

Versi 1 : PRT saus bolognaise

Ini adalah versiku dalam membuat saus pizza. Ya kurang lebih seperti ini resepnya.

Bahan :

1. Roti tawar, aku pakai yang ada kulit supaya saat keluar dari oven akan lebih terasa garing.

2. Sosis / smoked beef

3. Bawang bombay 1 pcs, iris

4. Paprika (aku kebetulan lg ga ada paprika, jd ga pakai)

5. Daging ayam / sapi di tumis sebentar.

6. Jamur kaleng, iris (kebetulan ga pakai juga).

7. Mozarella cheese.

Bahan saus :

1. Saus bolognaise (aku pakai delmonte)

2. Saus tomat

3. Bawang putih (1 – 2 pcs), cincang

4. garam, gula

CARA MEMBUAT :

1. Siapkan bahan untuk saus. Cincang bawang putih lalu tumis sampai harum, masukan irisan bawang bombay. Tumis sampai agak layu.

2. Masukan jamur kaleng dan daging cincang dan sosis / smoked beef. Masak sampai daging berubah warna.

3. Masukan saus bolognaise dan saus tomat. (yang aku gunakan untuk membuat saus ini skitar 3-4 sdm bolognaise dan 3/4 – 1 sdm saus tomat, kurang lebih seperti itu perbandingannya). Aduk rata. Jika ingin dimasak lebih lama sampai daging lebih matang, maka bisa ditambahkan sedikit air.

4.  Bumbui dengan garam, gula, sedikit lada halus (lada hitam juga oke).

5. Cicipi rasa saus apakah sudah pas manis, asam dan asin nya.

Finishing :

1. Siapkan roti tawar dan tata di loyang untuk oven.

2. Oles saus yang sudah dibuat keatas roti dan beri taburan oregano jika suka untuk menambah warna. Aku sih ga pakai karena kelupaan.

3. Beri taburan mozarella parut.

4. Panggang di oven sampai keju meleleh dan permukaan roti agak sedikit garing. (Skitar 15 menit suhu 150 celcius).

5. Angkat dan potong roti menjadi dua bagian bentuk segitiga.

6. Pizza ala rumahan siap disantap, ditambah saus botol supaya aga pedas juga nikmat.

Untitled-1

Versi 2 : PRT saus BBQ

Untuk resep ini aku adaptasi dari resep Diahdidi yang sedikit aku ubah.

Bahan :

1. Roti Tawar, aku pakai yang ada kulit supaya saat keluar dari oven akan lebih terasa garing.

2. Sosis / smoked beef

3. Bombay 1 pcs, iris

4. Paprika (skip jika tidak ada bahan)

5. Jamur kaleng (bisa di skip)

6. Daging ayam / sapi cincang.

Bahan Saus :

1. Saus BBQ (Delmonte)

2. Saus tomat

3. Mozarella cheese (bahan wajib)

4. Bawang putih 1 pcs, cincang halus

CARA MEMBUAT :

1. Siapkan bahan untuk saus. Cincang bawang putih lalu tumis sampai harum, masukan irisan bawang bombay. Tumis sampai agak layu.

2. Masukan sosis / smoked beef dan daging cincang dan jamur. Tumis sampai daging  berubah warna.

2. Masukan saus BBQ Delmonte 3 sdm dan 3/4 sdm saus tomat, jika suka asam bisa ditambahkan saus tomatnya. Aduk sebentar. Jika ingin dimasak lebih lama sampai daging lebih matang, maka bisa ditambahkan sedikit air. Masak sampai saus kental.

Finishing :

1. Siapkan roti tawar dan tata di loyang untuk oven.

2. Oles saus yang sudah dibuat keatas roti, tambahkan saus botol dan oles merata. Beri taburan oregano jika suka untuk menambah warna. Aku sih ga pakai karena kelupaan.

3. Beri taburan mozarella parut.

4. Panggang di oven sampai keju meleleh dan permukaan roti agak sedikit garing. (Skitar 15 menit suhu 150 celcius).

5. Angkat dan potong roti menjadi dua bagian bentuk segitiga.

6. Pizza ala rumahan siap disantap.

Oh ya jika mau ditambah paprika, sebaiknya paprika di panggang dulu di oven sampai layu (setelah di potong kotak2). Itu sih cara aku ya.. setelah paprika layu, baru ditabur diatas roti bersama dengan saus yang sudah dibuat dan setelah itu baru diberi keju parut mozarella.

Walau terkesan simple, tapi jika dihitung-hitung, bahan untuk membuat pizza ini tergolong lumayan mahal. Bahan yang paling mahal tentunya adalah keju mozarella nya dan untuk saus bolognaise atau BBQ sih ga sampai 20rb dan Ditambah sosis /smoked beef, daging dan paprika juga membuat budget semakin besar. Tapi dengan pengeluaran sebanyak itu kita bisa membuat 3-4x Pizza Roti Tawar, jadi dibanding beli pasti harganya jauh lebih murah, tapi rasanya tentunya juga berbeda dalam kepuasannya hahaha.. tapi ga ada salahnya mencoba membuat pizza roti tawar ini untuk camilan di rumah. Anak-anak pastinya juga suka.. selain lebih hemat, pizza buatan rumahan pastinya lebih higienis dan terjamin bahan-bahannya. So selamat mencoba.

Happy Cooking
aja aja fighting
God bless you

Advertisements

Loaf bread 2

20 Oct

안녕하세요 chingudeul…

Dikarenakan penasaran dan kepingin banget membuat roti dengan hasil yang sempurna, akhirnya minggu yang lalu aku mencoba membuat roti kembali. Kali ini aku mencoba menggunakan bonus baker supaya bisa menghasilkan roti yang lembut.

Ada kesalahan teknis dalam pembuatan roti ini, dikarenakan aku tidak mengetahui bahwa penggunaan bonus baker adalah untuk melembutkan roti, bukan untuk mengembangkan roti. Alhasil saat adonan dibuat, aku tidak menggunakan pengembang. Setelah adonan diuleni dengan segenap tenaga, hati, kekuatan dan tibalah saatnya adonan diistirahatkan selama 45 menitan. Setelah menunggu waktu untuk mengecek seberapa besar adonanku mengembang,…. OMG kagetnya saat aku melihat bahwa roti tidak mengembang 😦 wahhhh apa yang salah menurutku?

Lalu aku mengambil telphone dan segera menghubungi adik sepupuku yang kebetulan jago membuat roti dan cake. Ternyata oh ternyata bonus baker itu bukanlah pengembang roti, tapi lebih untuk membuat roti jadi lebih lembut… *tepok jidat deh*

Aku mencari-cari cara supaya adonan tersebut ga sia-sia. Lalu adonan yang sudah didiamkan itu kutambahkan fermipan yang sudah kucampur dengan sedikit air. Lalu adonan kuulen kembali selama 20 menitan. Proses diulang kembali dari awal. Setelah itu kuistirahatkan kembali selama 45 menit.

Setelah menunggu 45 menit, akhirnya adonan berhasil mengembang. lalu kubagi adonan menjadi beberapa bagian dan diistirahatkan kembali selama 10 menit. Kemudian setelah itu baru kubentuk dan beri isi, lalu didiamkan kembali selama 40 menit sebelum dipanggang.

Harap harap cemas sih menanti hasil roti ini akan bagaimana nantinya. Sudah diberi isi ini itu, tapi kalau gagal kan sayang sekali, sudah banyak waktu tersita untuk mengulen adonan tersebut.. hmmm……

Setelah adonan dipanggang, aku ga sabar ingin membelah dan mencoba roti buatanku, alhasillll….. masih enakan roti yang kubuat minggu sebelumnya. Ternyata adonan roti yang kubuat tidak selembut roti yang kubuat pertama kali dengan metode tangzong. Tapi walaupun begitu, rotinya masih bisa dimakan sieh. Walau mirip roti abang gerobak kerasnya, tapi untungnya roti masih bisa dimakan.

Ternyata susah banget menaklukan roti ini. beberapa kali aku mencoba dan belum juga berhasil membuat roti yang sempurna… Tapi aku belum desperado kok, aku masih ingin mencoba membuat yang lebih baik, besok-besok aku mau coba menggunakan tepung komachi. Next aku akan menshare kembali hasil yang lebih baik ya… 🙂 i’ll try my best…

Happy Baking
Aja aja fighting
God love you…

Loaf bread “metode Tangzhong”

5 Oct

 안녕하세요 chingudeul…

Jumat, 5 oktober 2012.
Pukul 19:00 – 22:30

Membuat roti sebenarnya hal yang  paling malas untuk dipelajari. Dikarenakan aku tidak memiliki bread machine, jadinya aku harus mengulen adonan dengan sekuat tenaga sehingga bisa mendapatkan adonan yang sempurna. Sudah 2x aku mencoba membuat roti dan hasilnya keraaasss bikin gigi mau putus makannya hehehe… *hiperbola* hahhaa…. Tapi sisi baiknya adalah mengulen adonan roti merupakan olah raga juga sieh, soalnya mengeluarkan keringat dan membakar kalori. 🙂

Wahh rotiku over baked nehhh…. Tapi rasanya tetap enak dan ga pahit kok yang penting,.. 😛

Karena penasaran dengan teknik tangzhong ini, akhirnya setelah membaca resep berkali-kali dan kaliiiii, akhirnya kuputuskan membuat roti. Resep tangzhong sudah kubuat sejak tadi pagi dan kusimpan dikulkas. Pulang kerja baru deh di praktekan.
Untuk resepnya aku peroleh dari http://vivianpangkitchen.blogspot.com dan bisa juga dilihat di http://dodol-mochi.blogspot.com

Resep Tangzhong
50 gr bread flour (aku pakai tepung yang kubeli di ingredient).
250 ml water

Adonan Roti (A) :
120 gr tangzhong
110ml water(milk) (aku pakai susu UHT)
55 gr sugar / gula
5 gr salt / garam

(B)
350 gr bread flour (aku pakai tepung yang kubeli di ingredient).
7 gr milk powder (aku pakai susu dancow full cream).
6 gr yeast (ragi)

(C)
30 gr oil/ butter (aku pakai minyak canola)

CARA MEMBUAT :

Tangzhong :

1. Taruh terigu dalam panci dan tuangkan air sedikit, demi sedikit sambil diaduk dengan whisk. Lakukan sampai air habis. Pastikan tidak ada gumpalan. Masak dengan api kecil – sedang sampai sedikit kental, kira kira selama 2-3 menit saja.
Put the bread flour inside a pot. Pour in the water slowly and whisk to combine. Continue till all the water finish. Make sure the mixture is lump free. Cook over low-medium heat till thick, about 2-3 minutes.

2. Dinginkan tangzhong dan kemudian tutup dengan plastik wrap ketika tangzong sudah agak dingin. Hal ini dilakukan untuk mencegah supaya permukaannya tidak kering. Simpan dalam lemari es.
Remove from heat. Cover with plastic wrap once is slightly cool. This is to prevent the surface from drying. Store in fridge once it is completely cool.
3. Keluarkan tangzong dan biarkan dalam suhu ruangan sebelum digunakan. Baiknya digunakan sampai 3 hari saja.
Thaw at room temperature before use. Preferably to use up in 3 days.

Adonan roti / Bread Dough

1. Dalam mangkuk, cairkan tangzong dengan 110 ml susu cair. Lalu tuang ke mesin roti, bersama dengan gula dan garam. (Pada tahapan ini, aku aduk menggunakan mixer).
In a bowl, dilute the water roux starter in 110ml water. Then pour inside bread machine together with sugar and salt.
2. Tambahkan tepung di bahan B. Ragi adalah bahan yang dimasukan paling belakangan di mesin roti. Nyalakan mesin roti dan adon selama 10 menit sampai adonan kalis. Jika adonan terlalu basah, tambahkan tepung, jika terlalu kering tambahkan susu. Aku mengadon menggunakan tangan selama 15 menit.
Add in flour from (B). Yeast is the last ingredient adding inside the bread machine. Turn the machine on and let it knead about 10 minutes or dough is formed. Do check the wetness of the dough, if too dry add water or otherwise.
3. Saat adonan mulai terbentuk, tambahkan minyak dan lanjutkan adon kembali sampai adonan halus dan elastis. (aku tambahkan minyak sedikit demi sedikit dan diadon terus sampe tangan pegel). Tutup dan diamkan selama 45 menit.
Once dough is formed, add in oil and continue knead to form smooth and elastic dough. Cover and rest for 45 minutes.
Adonan yang didiamkan selama 45 menit akhirnya mengembang juga. Bisa dilihat pada gambar tahap pengembangannya. Wahh gak sia sia deh tangan pegel ngadon adonan roti ini.
4.Pindahkan adonan dan bagi menjadi 3 bagian. Bentuk menjadi bola dan diamkan 10 menit.
Transfer to working surface. Divide the dough into 3 portions. Shape into balls and rest for 10 minutes.
By the way ini adalah sisa adonan yang kuisi dengan sosis hehehe… iseng aja kepengen roti isi sosis dan kubuat bentuknya bulat. Kumasukan dalam loyang muffin kecil dan hasilnya setelah matang cantik juga (Jangan lihat warnanya yang cokeeeellllllaaaaat ya).
5. Ratakan setiap adonan menjadi panjang dan gulung. Gulung juga sisa adonan yang lain.
Flatten each ball into rectangle and roll it up like swiss rolls. Repeat the same for the other portions.
Aku ga nimbang adonannya, jadinya ya ada gede ada kecil. Jangan ditiru yaaaa…. soalnya aku kali ini hanya membuat setengah resep daripada gagal nantinya dan dibuang. Jadi aku berusaha membuat 1/2 resep saja dulu. Untungnya resepnya berhasil dan besok-besok aku bisa mencoba membuat roti yang lain deh. ahh snangnya,,….. 🙂
6. Taruh adonan dalam loyang dan diamkan kembali selama 45 menit.
Place inside a greased loaf tin (I’m using L23cm x W13cm x H8cm cake mould) and rest for 45 minutes.
Asikk punya loyang baru anti lengket pula. Loyang ini kubeli di ingredient seharga 22.000,-
Senang deh kalau punya barang baru, rasanya langsung kepengen dipake aja. cihuuuuuyyyyyyyyyy……
Nah ini adonan yang sudah dioles kuning telur dan kutabur sedikit keju. Resep asli sieh emang ga pake keju, tapi ya biar ada rasa aku tambahin sedikit keju deh. Abis itu siap dipanggang deh…
7. Panggang selama 30 menit dengan suhu 180 celcius. (aku sih hanya 20 menit, tapi over baked karena rotiku kecil saja)
Bake at 180C for 28-30 minutes.
Waaauuuuuuuhhhh rotiku gelap sekali… habis berjemur di bali deh kayaknya ini roti hehhehe….. wah judulnya harusnya dark choco bread hahaa… tapi walau begitu aku senang, karena roti ini tergolong sukses, karena ga keras deh…
Lihatlah bagian dalamnya… ada lumeran keju juga, soalnya kutaruh keju parut sebelum kugulung. Tadinya mau kasih kismis eh tapinya kelupaan.. besok-besok deh bikin versi lainnya. Mau bikin roti abon juga sieh kalo sempat.
Walau kelihatan agak padat, tapi aslinya lembut. Dipegang juga kenyal, tidak keras. Makasih ya buat resep tangzhong nya… wahhh buat yang menemukan resep tersebut aku beri 2 acungan jempol + 2 jempol kaki juga hehheeh
Buat yang kepingin mencoba resep roti ala tangzhong ini, silahkan dicoba. Selagi sempat dan selagi ada kesempatan, yukkkkk kita belajar bareng.
Happy baking
Aja aja fighting
God love you…

Roti (belajar bikin roti)

26 Jun

안녕하세요….. Chingudeul….

Kali ini pelajaran memasak kita adalah mengenai membuat Roti. Jika melihat tutorial di youtube sih kelihatannya gampang sekali, tapi ternyata setelah dicoba 2x tapi masih aja belum bisa menghasilkan roti yang belum mencapai proses kelembutan yang maksimal. Tips yang saya dapat dalam pembuatan roti adalah proses mengulen yang cukup dan proses pengembangan kue yang sempurna sampai adonan mengembang menjadi 2x lebih besar dari ukuran adonan.

Berikut saya bagikan sedikit pengalaman saya dalam membuat roti (Mohon maaf ya kalau masih belum sempurna, namanya juga masih dalam proses pembelajaran)…

BAHAN BAHAN YANG DIPERLUKAN :

* Terigu cakra kembar 450 GR
* Gula 2 Sdm – 3 sdm
* Garam 1/2 Sdt
* Margarine 1 – 2 Sdm
* Ragi instant ( 6 GR)
* Telur kuning 1 Pcs, kocok.
* Susu cair / air putih 250 Ml (secukupnya)

CARA MEMBUAT :

1. Ayak dan taruh tepung di mangkok besar.

2. Masukan ragi instant, gula, garam dalam mangkuk. Campurkan dengan tepung (aduk rata semua bahan).

3. cairkan mentega (jangan sampai mendidih), cukup meleleh saja. Dinginkan.

4. Kocok telur kuning dan campurkan dengan mentega cair yang telah dingin. Aduk dan masukan ke adonan tepung.

5. Masukan susu dalam adonan sambil terus diaduk-aduk dengan spatula / sendok.

6. Mulailah uleni adonan, jika adonan terlalu lengket tambahkan kembali tepung terigu secukupnya. Uleni adonan 15-20 menit.

7. Simpan adonan dalam wadah tertutup dan diamkan selama 1 jam – 1.5 jam sampai kira-kira adonan membesar 2x dari ukuran semula. Wadah dapat juga ditutup dengan servet bersih atau plastic wrap.

8. Setelah adonan mengembang, uleni kembali adonan selama 3 menitan.

9. Mulai bentuk adonan dan beri isi sesuai dengan selera (Mesis, keju, abon, sosis, kismis, dll). Jika ingin membuat roti manis, oleskan telur kuning diatas roti dan taburkan mesis atau keju parut atau gula halus.

Adonan sebelah kiri hanya dioles mentega, sebelah kanan dioles telur kuning.

10. Taruh adonan roti yang telah di bentuk ke loyang yang telah dioles dengan minyak / margarine. Diamkan kembali selama 15 menit – 30 menit. Jarak masing-masing adonan jangan terlalu dekat, karena saat dipanggang roti bisa membesar kembali.

11. Panggang roti di suhu 180 derajat celcius selama 20 – 25 menit.

12. Panggang sampai roti matang dan bagian atas menjadi coklat.

Roti yang saya buat terlalu coklat (terlalu lama memanggang). Maklum dikerjakan saat malam hari, jadi ga begitu jelas.. *ada aja alasannya hehehe… Roti ini hanya menggunakan olesan mentega.

Roti diatas menggunakan olesan kuning telur. Hasilnya lebih cantik ya warnanya… ada sebagian roti yang terlihat agak gosong, tapi untungnya tidak pahit. Namun warnanya jadi lenih mengkilat.

Hmm…..

Sebenarnya ini adalah kali kedua saya membuat roti, namun hasil belum maksimal. Saya masih terus mencoba dan mencoba membuat roti yang empuk dan enak. Resep ini merupakan resep yang saya padukan dari berbagai sumber yang saya dapat (youtube) dan juga dari Mama saya tercinta 😛
Dari sumber – sumber yang saya peroleh, jika ingin mendapatkan hasil adonan yang sempurna dan lembut seperti breadtalk, ada tepung khusus yang harus digunakan atau jika tidak , maka bisa juga menggunakan pengembang merk khusus. (Saya lupa merk pengembangnya jika tidak salah namanya ….. bonus).
Kalau saya sih belum berminat mencoba menggunakan pengembang tersebut, karena roti ini saya buat untuk di konsumsi bersama keluarga tercinta.

Sekian dulu pengalaman membuat roti periode bulan ini, next time jika bisa mendapatkan hasil dan tips and trick yang lebih baik akan saya share kembali….

안녕