Archive | Dessert RSS feed for this section

Wedang Ronde Ubi dan Kentang

14 Apr

Pada minggu pagi ini aku jadi membahas tentang wedang ronde deh, gara-gara si Hubby semalam ga bisa tidur jadinya aku ga ke Gereja deh hari ini… uhuhuhuu… 😦

Sebenarnya aku aga bingung meng-kategorikan wedang ronde ini masuk snack atau dessert ya hehhe, jadi karena bingung jadi aku masukan ke keduanya saja deh.

Untuk membuat wedang ronde sebenarnya tidak terlalu sulit, cuma prosesnya ribet karena harus membulat-bulatkan adonan, dan jika menggunakan pewarna, maka adonan harus dibagi-bagi lagi. Oh ya untuk resep kali ini aku ga pakai takaran ya, soalnya aku ga ingat dengan berapa banyak sagu yang aku pakai dan gula, soalnya kan susah banget kasih takaran jika ukuran kentang atau ubi yang kita pakai kan besarnya beda-beda. Tapi aku dulu pas pertama kali mencoba membuat wedang ronde ini ternyata berhasil loh walau dengan resep tanpa takaran. Oh ya aku juga akan memberikan beberapa tips supaya wedang ronde-nya tidak gagal seperti yang sebelumnya pernah aku buat. Yuk kita bahas aja

WEDANG RONDE

IMG_4973Wedang ronde warna warni buatanku.. cantik ya warnanya… Yang merah dan orange terbuat dari ubi dan yang hijau terbuat dari kentang.

Bahan yang digunakan :

* 1 pcs ubi kuning sedang

* 2 pcs kentang

* Sagu, secukupnya

* Gula merah

* Gula pasir

* Jahe

* Air

CARA MEMBUAT :

Buat air jahe :

1. Tumbuk jahe kasar (Jangan terlalu halus ya). Aku mengunakan 1 jahe ukuran tidak terlalu besar dengan air 1 panci kecil.

2. Rebus air sampai mendidih dan masukan jahe tumbuk.

3. Masukan gula merah (aku pakai 3/4 gula merah bulat dan ceper)  dan sedikit gula pasir.

4. Cicipi apakah air jahenya sudah pas rasa manisnya.

5. Saring air jahenya.

Membuat adonan bola -bola :

1. Rebus ubi dan kentang (dalam wadah yang terpisah).

2. Setelah matang, lumatkan ubi dan kentang (tetap dipisah ya pas dilumatkan, jangan dicampur).

IMG_4956

3. Setelah ubi dan kentang halus. masukan air sisa rebusan ubi / kentang sebabnyak 3 sdm (atau sesuai kebutuhan), tambahkan sagu sampai adonan pas. Oh ya penggunaan sagu cukup banyak juga. (oh ya ini perkiraan saja ya, untuk 1 ubi ukuran sedang besar, kemarin aku menggunakan 5 – 6 sdm sagu). Soalnya jika sagunya terlalu sedikit nanti malah kentang / ubi nya malah hancur pas di rebus. Jadi pastikan kalau ubi dan kentangnya tidak kekurangan sagu.

* Oh ya untuk wedang ronde yang kentang yang kemarin kubuat bisa dibilang agak gagal, soalnya aku membuat adonan yang ubi dan pembantu-ku membuat adonan yang kentang. Dalam adonan kentang tersebut aku taruh 2 sdm sagu saja dan aku minta pembantuku yang mengulen dan menambahkan sagu sampai adonan agak sedikit keras (tapi tidak terlalu keras dan kering ya… kalau terlalu kering nanti pas dibentuk malah jadi hancur adonannya. Tapi jika kalian terlanjur menaruh terlalu banyak sagu, maka tambahkan air saja sedikit demi sedikit. Untuk air yang digunakan, bisa juga menggunakan air sisa rebusan ubi atau kentang tadi.
Karena aku sibuk dengan adonan ubi-ku, so aku ga memperhatikan adonan kentang yang dibuat pembantu, walau hanya dengan sedikit sagu tapi adonan tetap bisa dibentuk, tapi pas di rebus nantinya akan menjadi mudah hancur dan saat dimakan terasa lembek atau tidak kenyal. Dasarnya pembantu, sudah dikasih tau, tapi ya tetap aja ga mau belajar, ya sudah deh.

* Jika kalian ingin memberikan warna pada adonan, maka tambahkan sedikit pewarna sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi seperti warna yang diinginkan. Untuk warna hijaunya kemarin aku menggunakan air daun suji + pandan yang di blender + sedikit pasta pandan.

4. Setelah adonan di bulat-bulatkan, rebus adonan di air mendidih dan matangkan. Tanda adonan sudah matang adalah jika adonan sudah mengapung saat di rebus. Nah setelah adonan mengapungkalau bisa biarkan saja direbus dulu sampai 2 – 3 menitan.

IMG_4958Bola-bola ubi dan kentang-nya sudah mengapung, tandanya sudah matang.

5. Setelah adonan bola-bola matang, angkat, tiriskan dan masukan ke air jahe yang sudah dibuat.

6. Wedang ronde siap disajikan.

IMG_4961Karena air jahenya belakangan kubuat, jadinya aku harus menaruh bola-bola ubi n kentangnya dalam mangkuk berisi air.

Berikut aku bahas ya tips and tips supaya wedang ronde yang kelihatan mudah ini nantinya tidak gagal :

1. Buat air jahe terlebih dahulu.

Yang pertama harus dilakukan adalah membuat air jahenya terlebih dahulu. Kemarin aku membuat kesalahan, aku membuat air jahenya belakangan, jadi saat adonan sudah matang aku harus menaruhnya di mangkuk. Dan karena adonannya lengket, makanya adonan menjadi menempel satu sama lain, jadi aku harus menaruh air di mangkuk supaya adonan tidak menempel. Jika air jahe sudah jadi, kan nantinya adonan tinggal di cemplung di air jahe saja deh.

2. Penggunaan sagu.

Penggunaan sagu pada adonan ubi / kentang tidak boleh terlalu sedikit, seperti yang aku sebut diatas, jika terlalu sedikit nanti saat di rebus adonan akan menjadi mudah hancur. So pastikan adonan yang kita buat tidak kekurangan sagu. Namun ternyata jika sudah terlanjur menaruh terlalu banyak sagu, so kalian bisa menambahkan air sedikit demi sedikit supaya adonan tidak terlalu kering.

Sudah 2x aku membuat wedang ronde dan kekurangan sagu dan hasilnya tidak memuaskan. Jadi bisa dibilang gagalnya membuat wedang ronde adalah karena pembantu hahahha….
Padahal saat pertama kali aku buat wedang ronde tanpa ada bantuan dari pembantu eh malah berhasil adonannya. Eh saat minta bantuan pembantu malah jadinya gagal.
^ Yang pertama adalah hampir 2 tahun lalu pembantuku yang lama bilang jika sagu-nya dikurangi maka nantinya akan lebih enak hasilnya, so karena dulu aku ga punya banyak pengalaman dalam membuat wedang ronde dan tertarik juga untuk membuat adonan yang enak, jadinya aku coba tips-nya eh ternyata pas di rebus terdapat banyak remah-remah ubi/ kentang (alias hancur dan bulatnya jadi jelek). Setelah kejadian itu aku mendapat pelajaran bahwa  penggunaan sagu tidak boleh terlalu sedikit.

^ Yang kedua adalah pembantu yang sekarang juga membuat kesalahan yang sama. Aku sudah menjelaskan padanya kalau penggunaan sagu tidak boleh terlalu sedikit, eh karena aku ngak memperhatikan malah ternyata pembantuku ga membuat adonan sesuai instruksi yang kuberikan. Jadinya adonan yang hijau hasilnya kurang memuaskan, saat dimakan jadinya lembek dan tidak kenyal, jadinya merusak rasa wedang ronde.

3. Jangan memasukan adonan 1/2 matang ke dalam air jahe.

Kesalahan yang kubuat yang selanjutnya adalah karena aku mau menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, so ada beberapa adonan kentang yang 1/2 matang yang dibuat pembantuku, aku angkat dan celupkan ke dalam air jahe dan aku rebus kembali bersama dengan air jahe sekitar 5 menitan. Hasulnya air jahenya rasanya agak berubah dari sebelum aku masukan adonan bola-bola ke dalamnya.

Kesalahan pastinya ga akan terjadi jika kalian membuat adonan dengan penggunaan sagu yang tepat, jika adonan tersebut sudah matang dan mau di rebus sebentar lagi dalam air jahenya, tentunya hal tersebut tidak akan jadi masalah.
Tapi berdasarkan pengalaman kemarin, aku lebih suka mencemplungkan adonan yang sudah matang ke dalam air jahe, tanpa perlu di rebus kembali. Jadinya rasa air jahenya tidak akan banyak berubah.

IMG_4965

Hmmm…. apalagi ya tipsnya… ? apakah kalian pernah membuat kesalahan yang sama denganku? Ummm,… karena belum sarapan otak-ku jadinya belum begitu bekerja nih, nanti akan aku pikirkan kembali ya jika ada tips tambahan dan akan aku update kembali (jika ada tambahan) hehehe….

Sekian dulu pembahasan mengenai wedang ronde ini, suami-ku baru bangun dan kami mau siap-siap dulu mengunjungi rumah orang tua-ku di Pondok Gede. Kita lanjut lagi ya nanti dalam pembahasan yang lainnya. Mohon saran dan tips nya jika kalian ada masukan untukku, seorang pemula yang tidak terlalu pintar dalam memasak, namun memiliki keinginan yang besar untuk belajar. Semoga tips-tips dariku bisa berguna ya ….

Happy Sunday
Have a blessed days
God Bless You… 

Advertisements

Puding Busa Nutrisari

5 Jan

안녕하세요 chingudeul…

Puding nutrisari ini adalah post pertama yang aku buat di tahun 2013 ini… Oh ya mumpung masih tanggal 5 January pertama-tama let me say : happy new year 2013 … semoga di tahun ini, semua impian yang belum tercapai bisa terjadi di tahun baru ini. amin.

Resep puding nutisari ini aku dapat dari salah satu blog yang aku gak ingat namanya (mohon copas ya), tapi tidak semua resep aku gunakan seperti yang dalam blog tersebut. Aku tidak suka dengan makanan yang terlalu manis, jadinya pasti gulanya sudah aku kurangi sesuai dengan seleraku dan keluarga. Nah inilah puding nutrisari yang kubuat…. cantik kan warna dan tekstur busanya? 😛

Pn2

Untuk bahan yang digunakan :

* 2 bungkus agar agar swallow putih
* 750 cc air
* 180 – 200 Gr gula (sesuai selera)
* 3 bungkus nutrisari
* 4 putih telur

CARA MEMBUAT :
1. Basahi loyang dengan air

2. Masak agar-agar dan masukan gula dan setelah hampir mendidih masukan nutrisari.

3. Sambil menunggu agar-agar sedikit dingin, kocok putih telur sampai mengembang kaku.

4. Masukan agar agar hangat ke kocokan putih telur. Aduk rata.

5. Tuang ke loyang dan dinginkan.

 

RESEP  VLA :

Bahan :

* Susu cair 250 cc

* Gula 70 – 90 Gr

* Maizena 1/2 Sdm

* Kuning telur 1 buah

* Rhum secukupnya

* Vanila secukupnya

Cara Membuat :

1. Ambil sedikit susu (50 cc) dan campurkan dengan maizena, vanila, kuning telur dan rhum.

2. Masak susu dan gula sampai mendidih.

3. Setelah mendidih masukan campuran susu, tepung dan telur. Aduk rata dan didihkan sampai sedikit mengental.

4. Dinginkan dan simpan dalam kulkas.

Puding siap disantap dengan Vla nya …

Puding nutrisari ini proses pembuatannya cukup mudah. Rasanya asam manis dan diberikan vla jadi ramai rasanya. Enak juga disajikan saat moment kumpul keluarga. Mama ku menyukai puding nutrisari ini, tapi yang lain lebih menyukai puding coklat oreo. Smua kembali ke selera masing masing sih. Kalau aku sendiri, aku lebih menyukai puding coklat oreo juga sih hehehe 😛

Aroma puding nutrisari ini lebih ke aroma jeruk dari nutrisarinya yang terasa. Bau amis putih telurnya cukup tertutupi dengan aroma jeruk. Jadi walau sebenarnya agak sedikit khawatir memakan busa yang terbuat dari putih telur ini, tapi ya setelah dicoba ternyata tidak seseram yang dibayangkan. Dulu saat makan puding busa di pesta pernikahan, aku malah suka banget. Tapi setelah tau proses pembuatannya malah jadi agak serem makan putih telur yang bisa dibilang masih mentah hehhee….. Tapi karena rasanya enak ya jadinya tetep dilahap… hehe…

pn1

Selamat mencoba
Aja aja fighting
God bless you

Puding Busa Susu Coklat Oreo

20 Oct

안녕하세요 chingudeul…

Kali ini aku tertarik untuk membuat puding. Tadinya kukira pembuatan puding itu sangat mudah, hanya mencampur susu, gula dan tepung agar-agar, lalu dimasak sampai mendidih dan didinginkan jadi deh, tapi ternyata jenis puding tuh ada banyak. Ada puding biasa, puding roti, puding cake, puding busa, dan lain sebagainya. Aku juga baru tau loh mengenai hal itu. Kalau makan puding busa sih pernah, tapi aku tidak pernah tau cara pembuatannya. Tapi saat kemarin membaca salah satu artikel di yahoo tentang puding, aku mencoba mencari resep puding busa. Dan akhirnya aku mendapatkan resepnya.

Hasilnya agak berantakan, hehehe… lagi lagi problemnya berantakan deh.. soalnya susah bangat keluarkan puding dari cetakannya neh… huuuffff uda di tusuk pinggirannya tapi masih aja susah keluarnya. Jadinya ya sudah ini hasil terbaik yang bisa ditampilkan.

Untuk resepnya berikut aku share :

* Agar agar polos 2 bungkus (aku pakai Swallow)

* Susu 750 cc (aku pakai susu bendera cair 700 cc + 50 cc air putih)

* Gula 150 gr

* Susu coklat secukupnya

* Telur putih 4 pcs

* Oreo 1 bungkus (buang isinya). Ambil biskuitnya saja dan hancurkan.

CARA MEMBUAT :

1. Hancurkan biskuit oreo dan taruh di bagian bawah cetakan puding. (loyang basahi dulu dengan air dingin).

2. Rebus susu, agar-agar dan gula sampai mendidih. Gula aku bagi menjadi 2 bagian. 1 bagian gula aku gunakan untuk mengocok telur.

3. Setelah mendidih, ambil sedikit bagian puding dan tuangkan dengan sendok ke atas biskuit oreo yang sudah dihancurkan. Hal itu dilakukan supaya oreo tidak berantakan. Aduk oreo dan puding supaya menyatu. Dinginkan sampai mengeras.

4. Setelah itu sisa puding tadi ditambahkan susu coklat secukupnya. Aku pakai 1/3 kaleng susu coklat Bendera.

5. Dinginkan puding sebentar, sementara itu kita buat proses selanjutnya.

6. Kocok putih telur. Saat 1/2 mengembang masukan gula sedikit demi sedikit dan aduk sampai kaku (soft peak).

7. Cek adonan puding apakah sudah sedikit dingin ( tapi masih sedikit panas juga).

8. Campurkan adonan puding ke kocokan putih telur. Aduk rata menggunakan mixer sampai semua bahan tercampur rata sempurna.

9. Tuangkan adonan puding ke dalam loyang.

10. Dinginkan sampai mengeras, keluarkan dari cetakan dan masukan ke dalam kulkas.

Pembuatan VLA :

Bahan :

* Susu cair 250 cc

* Gula 70 Gr

* Maizena 1/2 Sdm

* Kuning telur 1 buah

* Rhum secukupnya

* Vanila secukupnya

Cara Membuat :

1. Ambil sedikit susu (50 cc) dan campurkan dengan maizena, vanila, kuning telur dan rhum.

2. Masak susu dan gula sampai mendidih.

3. Setelah mendidih masukan campuran susu, tepung dan telur. Aduk rata dan didihkan sampai sedikit mengental.

4. Dinginkan dan simpan dalam kulkas.

Vla yang kubuat agak sedikit kemanisan. Kalau berdasarkan resep harusnya gula 100 Gr, tapi tadi aku pakai skitar 70 – 80 gr. Tapi rasanya enak setelah didinginkan. Rasa pudingnya tidak terlalu manis, cukup pas, tapi saat ditambah vla agak manis jadinya buatku. Buat penggemar manis mungkin sudah pas rasa manisnya.

Saat dipotong dan mau mengeluarkan 1 potong pudingnya susah banget negh… sampai sampai jadinya berantakan banget. Pudingnya lemmmbutttt banget, jadinya harus extra hati-hati mengeluarkannya. Tapi jika ingin puding yang lebih kuat, mungkin harus menggunakan nutrijell, jadinya tidak terlalu lembut puding nantinya.

Hasil dari permukaan puding buatanku cukup cantik dan halus. Sesuai sekali dengan keinginanku. Aku jadi ketagihan makan puding ini, karena rasanya lembut dan aku suka dengan vla dengan aroma rhum yang menggoda.. wahhh nyam nyam…

Bagian oreo yang telah dicampurkan sedikit puding ini rasanya jadi makin enak. Bagian oreo nya saat dicampur dengan puding coklat menghasilkan rasa yang sempurna…. oh lala… nyam nyam….

Kekentalan Vla-nya pas. Tidak terlalu cair dan tidak terlalu kental juga, sesuai dengan keinginanku. Aku suka deh dengan hasil dari pembuatan puding busa perdana ini.

Aku kira tadinya tidak akan berhasil dengan puding busa ini, soalnya dari hasil browsing dikatakan jika adonan puding terlalu panas saat dicampur dengan telur maka telur akan mencair dan jika puding terlalu dingin maka telur akan menggumpal, jadi susah susah gampang. Tapi untungnya tadi suhu panas saat puding dicampurkan ke putih telurnya pas dan perpaduan warnanya cukup oke menurutku.

Bagaimana? apakah kalian tertarik membuat puding busa ini? Ayooo buruan dicoba.. bahan nya sangat mudah dan prosesnya juga tidak terlalu rumit kok… Selamat mencoba…

Aja aja fighting
God love you…