Archive | 8:54 am

Susu Kacang

27 Mar

Hari ini aku lagi kepingin minum susu kacang. Bongkar-bongkar lemari eh taunya ketemu ada kacang kedelai, dan akhirnya aku coba aja deh buat susu kacang sendiri. Hehhee ini adalah pertama kalinya aku membuat susu kacang hehehe. Jadi sebelum aku membuat Sucang-nya, aku terlebih dahulu harus menelphone ke Mama untuk menanyakan cara membuatnya, maklum namanya juga dadakan dan belum ada ide giman cara buatnya, apakah kedelainya dimasak dulu baru di blender atau sebaliknya. Setelah menelphone ke Mama langsung deh aku bersiap membuat sucangnya… 🙂

Oh ya untuk pertama-tama, aku rendam dulu kacang kedelainya sampai mengembang.

IMG_4745Cantik ya kacang kedelainya kalo uda mengembang begitu.

Kok kacang kedelainya kelihatan seperti asinan atau manisan gitu sieh? Hahahha…

IMG_4747

Habis direndam sampe kacangnya membengkak, eh mengembang maksudnya, aku blender kacang kedelainya sampai halus.

IMG_4754Tadinya aku sempat menaruh kacang kedelai yang sudah dihaluskan ini ke kain putih, tapi karena kainnya kecil, jadinya keluar semua deh serbuknya. Repottt euy…  Akhirnya aku saring menggunakan saringan yang kawat yang biasa aja deh.

Setelah di blender, aku saring kacang kedelainya menggunakan saringan biasa dulu. Setelah lumayan bersih dari ampas, baru aku saring menggunakan kain putih. Maklum aku ga punya kain putih yang lebar, masa aku harus menggunakan selampe bekas si Hubby sie hahaha ga mungkin lah ntar rasa sucangnya asin-asin keringat/ ingus hehehe…

IMG_4758Ini setelah disaring menggunakan saringan kawat, baru aku saring menggunakan kain putih. Aku pakai saringan kecil aja dibawah kain putihnya, jadi cuma bisa menyaring sedikit demi sedikit.

Jika disaring dengan kain putih, sarinya jadi lebih bebas dari serbuk-serbuk kacang kedelai. Oh ya jangan didiamkan aja ya sampai airnya menetes sendiri, karena kain putih kan jaring-jaringnya super kecil-kecil, jadi ampas kacang kedelainya membuat air susah menetes, jadinya ya aku harus memerasnya supaya prosesnya bisa cepat.

IMG_4763

Setelah air kedelainya disaring, so aku masak air blenderan tersebut dengan 2 lembar daun pandan yang aku belah menjadi @ 2 bagian. Oh ya kata Mamaku saat memasak susu kacang kedelai ini, kita harus sering mengaduk airnya supaya ga mengeras permukaan atasnya katanya. Nah setelah 1/2 mendidih, aku mulai tambahkan gula ke susu kacang buatanku. Setelah itu, aku cicipi apakah rasa manisnya sudah pas. Aku ga membuat susu kacang ini terlalu manis karena aku ga mau terlalu banyak menkonsumsi gula.

IMG_4770Jadi sudah deh Sulai-nya (susu kedelai) 😛

Gampang kan membuat susu kacang ini? oh ya karena menggunakan pandan, susu kedelai buatanku warnanya tidak seputih yang biasa suka dijual-jual dipasaran. Sayangnya tadi aku agak sedikit kebanyakan menaruh airnya, jadinya agak kurang kental dikit deh susu kacangku, menurutku loh ya hehehe…

Selamat Mencoba
Aja Aja Fighting..
God Bless You…

Bakmi aYam

27 Mar

Bakmi ayam…

Kenapa ya kalo makan mie itu ga ada bosan-bosannya hahaha….
Ga ada ide gimana caranya menghilangkan addicted terhadap makanan satu ini. Mau diolah sesederhana apapun tetap aja aku doyan makan mie hahha… Padahal mie itu gampang banget bikin badan jadi melar, ya tapi emang sudah melar sieh hahaha…

Kali ini aku ga bahas mengenai resep, soalnya aku buatnya tanpa takaran dan main tambah bumbu aja tanpa ditakar. Mie kali ini hasilnya lebih enak dari yang sebelumnya, karena kali ini aku menggunakan mecin (Ga banyak sih, tapi secukupnya aja), aku banyakin di dagingnya saat membuat kaldu dan aku masak agak lamaan biar kaldunya makin nikmat.

Senang banget deh mie kali ini rasanya lebih meningkat dibandingkan yang sebelumnya hahaha… Yang lalu-lalu rasanya agak hambar walau sudah ditambah ini itu, tapi kali ini rasanya sudah enak walau tidak perlu tambahan kecap lagi.


IMG_4780

Untuk cabenya, aku hanya menggunakan cabe rawit, bawang putih, garam dan sedikit gula. Untuk cabenya aku buang sbagian bijinya, soalnya di rumah pada ga kuat makan pedas. Habis itu smua bahan tersebut aku blender deh.

IMG_4777

Sayang banget aku kelupaan membeli kulit pangsit. Membuat mie ini diluar rencana, jadinya aku buat tanpa banyak persiapan, mie nya pun aku buat sendiri hehehe. Ada kebanggaan sendiri bisa makan hasil buatan sendiri dan meyajikannya buat keluarga.

IMG_4778

Oh ya ayamnya aku masak menggunakan tumisan bawang merah dan putih, kecap manis, kecap asin dan lada. Diracik kira-kira sampe menghasilkan rasa yang sesuai dan enak. Jadi susah deh men-share resepnya, karena aku membuat mie ini saat kemarin melihat Mamaku membuatnya, jadi ya kubuat saja sekiranya yang sesuai dengan apa yang kulihat dengan takaran kira-kira.

IMG_4782

Wah senang deh bisa menikmati mie tanpa harus beli diluar. Ya memang makan proses sieh untuk membuat mie ayam ini, karena kaldunya harus dimasak beberapa jam sampai terasa enak. Kalau mau lebih enak bisa 6-8 jam, tapi kalau aku sieh cukup 2 jam saja deh, heheh sayang abis gas-nya.


Mie

Nah, selain dibuat kuah, mie ini bisa juga dibuat jadi mie goreng, caranya mudah aja. Taruh 1 sdm minyak bawang (Bawang putih dan merah yang digoreng dengan minyak sampai kecoklatan dan wangi), kecap asin n kecap manis secukupnya (Palingan 1 sdt saja, jika suka asin banyakin kecap asinnya dan kalau suka manis banyakin kecap manisnya, sesuaikan dengan jumlah mie nya juga ya untuk taruh kecapnya). Setelah itu beri sedikit mecin jika mau lebih enak (aku skip mecinnya) dan beri lada bubuk juga. Nah aduk-aduk deh bumbunya, lalu masukan mie yang baru di rebus dan beri cabe dan aduk rata. Setelah itu beri daging kecap yang sudah dimasak dan beri sedikit daun bawang jika suka, aduk kembali dan mie gorengnya siap disantap. Uhhh nyam nyam…

IMG_4790

Biasanya Mama-ku suka membuat versi yang daging B2 dan rasanya memang lebih enak menggunakan daging B2 heheh 😛

Tapi yang rasa ayam juga oke kok….

Happy Cooking
aja aja fighting
God bless you