Archive | March, 2013

Tahu masak Tauco

30 Mar

Sebelumnya aku belum pernah memasak tauco di rumah. Kalau Mama-ku dulu sering menggunakan tauco dalam masakannya, tapi aku sih jarang menggunakannya. Tapi setelah menikah, melihat Mama mertua suka memasak telur, tahu, dan udang menggunakan tauco dan aku cukup menyukai rasanya, akhirnya aku tertarik untuk mengetahui cara memasak tahu tauco ini.

Membuat tahu tauco ini enaknya dimasak dengan cabe rawit hijau yang berlimpah dan 2-3 pcs cabe keriting merah. Kalau yang suka lebih pedas bisa menggunakan cabe rawit merah lebih banyak, tapi karena keluargaku mayoritas tidak bisa terlalu makan yang pedas, jadi ya enaknya pakai cabe hijau saja deh.

TAHU MASAK TAUCO


IMG_4686

Bahan yang digunakan :

* Tahu goreng 7 pcs, belah 2 – 3 pcs (Beli di pasar yang sudah di goreng)

* Udang 15 pcs ukuran sedang.

* Cabe keriting merah / hijau (Secukupnya). Iris menyamping, buang.

* Cabe rawit merah dan hijau secukupnya. Kalau kami di rumah bisa menggunakan cabe rawit 35 – 40 pcs untuk masakan ini + 4 -5 pcs cabe keriting. Untuk cabe merah biasa aku buang bijinya, tapi yang hijau tidak aku buang bijinya.

* Bawang Merah 6-8 siung.

* Bawang putih 3 siung.

* 2 sdm tauco

* Gula

* Kaldu Bubuk

* Kecap asin (Tambahan jika tauco belum cukup asin. Disesuaikan dengan keasinan tauco nya).

* Air 2 gelas

IMG_4680Potongan cabe hijau dan merah mempercantik sajian.

 Cara Membuat :

1. Tumis bawang merah, bawang putih dan cabe sampai agak sedikit kering. Jika mau ditambahkan bawang bombay juga boleh. Resep asli dari Mama mertua sih ga pake bombay karena sudah banyak bawang merahnya.

2. Masukan udang, tumis sebentar sampai 1/2 matang

3. Masukan tauco 2 sdm dengan sedikit airnya.

4. Masukan tahu dan tumis sebentar saja.

5. Masukan air dan gula (sekitar 1/2 – 1 sdt, disesuaikan selera lebih suka asin atau manis). Cicipi rasa kuah apakah rasa asin dari tauco sudah cukup atau belum, jika sudah asin, tidak perlu menambahkan garam / kecap asin. Tapi jika belum asin bisa ditambahkan kecap asin atau garam. Aku lebih suka menambahkan kecap asin saja, tanpa garam supaya kuah berwarna lebih coklat. Dan cicipi juga apakah sudah ada rasa manisnya. Rasa masakan ini lebih dominan ke asin, jadi penggunaan gula tidak perlu terlalu banyak, cukup hanya 1/2 sampai 3/4 sdt saja.

6. Masak tahu sebentar skitar 7 – 10 menit sampai kuahnya meresap ke tahu. Angkat dan sajikan.

IMG_4684Walau cabainya sudah berlimpah, tapi menurutku rasanya belum pedas sama sekali. Heran juga ya kenapa lidahku belakangan semakin kebal terhadap rasa pedas. Aku beli seporsi gado-gado dengan 7-8 cabai rawit merah tapi masih belum terasa pedas juga.. Hmm… aneh sekali..

Tahu tauco ini juga enak dimakan dengan lontong sayur. Saat sincia lalu, Mama mertuaku membuat lontong sayur dan makannya harus dicampur dengan udang masak tauco ini biar lebih terasa enak. Dan memang tanpa udang taoco ini masakannya agak kurang berasa. Potongan cabe ini menambah lontong sayur buatan Mama menjadi lebih yahooooo… 🙂

IMG_4672

Oh ya resep diatas ini juga bisa kalian pakai untuk membuat telur taoco. Caranya tinggal membuat telur mata sapi saja beberapa buah, lalu buat bumbu masakan tauconya, setelah jadi tinggal masukan telur mata sapinya dan dimasak sebentar saja, lalu diangkat. Oh ya jika memasak telur tauco ini ga perlu menggunakan udang ya.

Semoga resep ini bisa berguna dan bisa menambah koleksi masakan kalian ya dan semoga rasanya sesuai dengan lidah kalian. Resep ini kalo menurut aku rasanya lebih ke masakan chinese food atau mungkin masakan Medan kali ya… hehehe, tapi yang pasti bukan masakan Bangka tentunya, karena Mamaku ga pernah masak ini.

Selamat Mencoba
Aja Aja Fighting..
God Bless You…

Advertisements

Susu Kacang

27 Mar

Hari ini aku lagi kepingin minum susu kacang. Bongkar-bongkar lemari eh taunya ketemu ada kacang kedelai, dan akhirnya aku coba aja deh buat susu kacang sendiri. Hehhee ini adalah pertama kalinya aku membuat susu kacang hehehe. Jadi sebelum aku membuat Sucang-nya, aku terlebih dahulu harus menelphone ke Mama untuk menanyakan cara membuatnya, maklum namanya juga dadakan dan belum ada ide giman cara buatnya, apakah kedelainya dimasak dulu baru di blender atau sebaliknya. Setelah menelphone ke Mama langsung deh aku bersiap membuat sucangnya… 🙂

Oh ya untuk pertama-tama, aku rendam dulu kacang kedelainya sampai mengembang.

IMG_4745Cantik ya kacang kedelainya kalo uda mengembang begitu.

Kok kacang kedelainya kelihatan seperti asinan atau manisan gitu sieh? Hahahha…

IMG_4747

Habis direndam sampe kacangnya membengkak, eh mengembang maksudnya, aku blender kacang kedelainya sampai halus.

IMG_4754Tadinya aku sempat menaruh kacang kedelai yang sudah dihaluskan ini ke kain putih, tapi karena kainnya kecil, jadinya keluar semua deh serbuknya. Repottt euy…  Akhirnya aku saring menggunakan saringan yang kawat yang biasa aja deh.

Setelah di blender, aku saring kacang kedelainya menggunakan saringan biasa dulu. Setelah lumayan bersih dari ampas, baru aku saring menggunakan kain putih. Maklum aku ga punya kain putih yang lebar, masa aku harus menggunakan selampe bekas si Hubby sie hahaha ga mungkin lah ntar rasa sucangnya asin-asin keringat/ ingus hehehe…

IMG_4758Ini setelah disaring menggunakan saringan kawat, baru aku saring menggunakan kain putih. Aku pakai saringan kecil aja dibawah kain putihnya, jadi cuma bisa menyaring sedikit demi sedikit.

Jika disaring dengan kain putih, sarinya jadi lebih bebas dari serbuk-serbuk kacang kedelai. Oh ya jangan didiamkan aja ya sampai airnya menetes sendiri, karena kain putih kan jaring-jaringnya super kecil-kecil, jadi ampas kacang kedelainya membuat air susah menetes, jadinya ya aku harus memerasnya supaya prosesnya bisa cepat.

IMG_4763

Setelah air kedelainya disaring, so aku masak air blenderan tersebut dengan 2 lembar daun pandan yang aku belah menjadi @ 2 bagian. Oh ya kata Mamaku saat memasak susu kacang kedelai ini, kita harus sering mengaduk airnya supaya ga mengeras permukaan atasnya katanya. Nah setelah 1/2 mendidih, aku mulai tambahkan gula ke susu kacang buatanku. Setelah itu, aku cicipi apakah rasa manisnya sudah pas. Aku ga membuat susu kacang ini terlalu manis karena aku ga mau terlalu banyak menkonsumsi gula.

IMG_4770Jadi sudah deh Sulai-nya (susu kedelai) 😛

Gampang kan membuat susu kacang ini? oh ya karena menggunakan pandan, susu kedelai buatanku warnanya tidak seputih yang biasa suka dijual-jual dipasaran. Sayangnya tadi aku agak sedikit kebanyakan menaruh airnya, jadinya agak kurang kental dikit deh susu kacangku, menurutku loh ya hehehe…

Selamat Mencoba
Aja Aja Fighting..
God Bless You…

Bakmi aYam

27 Mar

Bakmi ayam…

Kenapa ya kalo makan mie itu ga ada bosan-bosannya hahaha….
Ga ada ide gimana caranya menghilangkan addicted terhadap makanan satu ini. Mau diolah sesederhana apapun tetap aja aku doyan makan mie hahha… Padahal mie itu gampang banget bikin badan jadi melar, ya tapi emang sudah melar sieh hahaha…

Kali ini aku ga bahas mengenai resep, soalnya aku buatnya tanpa takaran dan main tambah bumbu aja tanpa ditakar. Mie kali ini hasilnya lebih enak dari yang sebelumnya, karena kali ini aku menggunakan mecin (Ga banyak sih, tapi secukupnya aja), aku banyakin di dagingnya saat membuat kaldu dan aku masak agak lamaan biar kaldunya makin nikmat.

Senang banget deh mie kali ini rasanya lebih meningkat dibandingkan yang sebelumnya hahaha… Yang lalu-lalu rasanya agak hambar walau sudah ditambah ini itu, tapi kali ini rasanya sudah enak walau tidak perlu tambahan kecap lagi.


IMG_4780

Untuk cabenya, aku hanya menggunakan cabe rawit, bawang putih, garam dan sedikit gula. Untuk cabenya aku buang sbagian bijinya, soalnya di rumah pada ga kuat makan pedas. Habis itu smua bahan tersebut aku blender deh.

IMG_4777

Sayang banget aku kelupaan membeli kulit pangsit. Membuat mie ini diluar rencana, jadinya aku buat tanpa banyak persiapan, mie nya pun aku buat sendiri hehehe. Ada kebanggaan sendiri bisa makan hasil buatan sendiri dan meyajikannya buat keluarga.

IMG_4778

Oh ya ayamnya aku masak menggunakan tumisan bawang merah dan putih, kecap manis, kecap asin dan lada. Diracik kira-kira sampe menghasilkan rasa yang sesuai dan enak. Jadi susah deh men-share resepnya, karena aku membuat mie ini saat kemarin melihat Mamaku membuatnya, jadi ya kubuat saja sekiranya yang sesuai dengan apa yang kulihat dengan takaran kira-kira.

IMG_4782

Wah senang deh bisa menikmati mie tanpa harus beli diluar. Ya memang makan proses sieh untuk membuat mie ayam ini, karena kaldunya harus dimasak beberapa jam sampai terasa enak. Kalau mau lebih enak bisa 6-8 jam, tapi kalau aku sieh cukup 2 jam saja deh, heheh sayang abis gas-nya.


Mie

Nah, selain dibuat kuah, mie ini bisa juga dibuat jadi mie goreng, caranya mudah aja. Taruh 1 sdm minyak bawang (Bawang putih dan merah yang digoreng dengan minyak sampai kecoklatan dan wangi), kecap asin n kecap manis secukupnya (Palingan 1 sdt saja, jika suka asin banyakin kecap asinnya dan kalau suka manis banyakin kecap manisnya, sesuaikan dengan jumlah mie nya juga ya untuk taruh kecapnya). Setelah itu beri sedikit mecin jika mau lebih enak (aku skip mecinnya) dan beri lada bubuk juga. Nah aduk-aduk deh bumbunya, lalu masukan mie yang baru di rebus dan beri cabe dan aduk rata. Setelah itu beri daging kecap yang sudah dimasak dan beri sedikit daun bawang jika suka, aduk kembali dan mie gorengnya siap disantap. Uhhh nyam nyam…

IMG_4790

Biasanya Mama-ku suka membuat versi yang daging B2 dan rasanya memang lebih enak menggunakan daging B2 heheh 😛

Tapi yang rasa ayam juga oke kok….

Happy Cooking
aja aja fighting
God bless you

Donat kentang

25 Mar

Donat,… kue coklat yang tengahnya ini bulat selalu aja nikmat buat disajikan dengan topping ataupun non topping. Dari donat tradisional sampai donat yang udah agak modern kayak J-co atau Dunkin Donuts, semua selalu enak untuk disantap. Dari yang tua, muda bahkan anak-anak pun menyukai donat.

Pada minggu yang lalu, aku sudah mencoba resepnya Ncc untuk membuat donat almon, tapi jika sudah menginap besoknya rada keras (tapi ga keras banget loh, masih oke kok, cuma kurang lembut aja), jadinya aku tertarik mencoba resep donat kentang yang katanya akan tetap empuk walau sudah 24 jam. Nah karena penasaran, makanya kemarin saat pulang ke Pondok Gede (Tempat Papa dan Mamaku, aku menyempatkan diri membuat donat kentang untuk disajikan buat keluargaku yang lagi pada kumpul kumpul).

Dan yuk kita bahas aja gimana eksperimen kali ini berjalan.. Yang pasti aku puas deh dengan hasilnya 🙂

IMG4Nyam nyam… donatnya empukkkkkk….

Untuk resep donat kali ini aku masih menggunakan resep dari NCC. Wah thanks banget buat Bu Fatma yang sudah men-share resep resepnya yang nikmat buat dicoba sama kami-kami yang masih amatir di dapur.

Bahan yang digunakan :
(Bisa dapat lebih dari 40 pcs donat ukuran cetakan yg sedang).

* 500 gr tepung terigu protein tinggi. (Aku pakai cakra aja sih kali ini).

* 50 Gr susu bubuk full cream

* 11 Gr ragi instant (aku pakai 1 bungkus ragi merk SAF)

*200 Gr kentang, kukus dan haluskan. Aku sih di rebus aja kentangnya dan timbangan ga sampe 200 gr juga. Yg jelas aku pakai 1 kentang aja yang ukuran agak sedang.

* 100 Gr gula pasir. (Buat yang mau buat donat tanpa topping apa-apa, gulanya bisa ditambahkan. Soalnya jika tanpa topping, rasa donatnya masih kurang manis).

* 75 gr mentega, aku pakai blueband margarine.

* 1/2 sdt garam

* 4 pcs kuning telur

* 100 ml air es

Cara Membuat :

1. Rebus kentang sampai matang, setelah itu lumatkan kentang. Aku sih cukup menggunakan garpu saja waktu melumatkan kentang. Dinginkan.

2. Campur terigu, gula, susu, bubuk ragi. Aduk rata semua bahan.

3. Masukan kentang yang sudah dilumatkan. Aduk rata sebentar, lalu masukan telur dan air es. Ulen semua bahan sampai setengah kalis.

4. Masukan blue band dan garam. Ulen adonan sampai kalis. Diamkan selama 15 menit.

5. Giling adonan setebal 1 cm saja dan bentuk adonan menggunakan cetakan donat dan letakan di wadah yang sudah dioles margarine + tabur dengan tepung. Oh ya saat bentuk donatnya, cetakannya juga harus diberi sedikit tepung supaya ga lengket.

Tutup wadah dengan serbet basah dan bersih, diamkan selama 2o menit sampai adonan mengembang.
Karena adonan yang dihasilkan cukup banyak, hanya 1 loyang adonan saja yang kututup dengan serbet basah, yang lain aku tutup dengan tutup panci saja,

IMG2Bentuk donatnya jelek sekali ya, ga karuan hehehe… Salah satu kekuranganku adalah tidak bisa membuat sajian yang cantik… Huhhh…. kenapa bentuknya malah jadi bulat ga beraturan begitu sig??

6. Goreng donat di minyak panas dengan api kecil sampai kuning kecoklatan. Jangan kelamaan ya gorengnya karena donat ini cepaat skali gosongnya. So jangan lupa untuk menggunakan api kecil saat menggorengnya ya…. 🙂

7. Dinginkan donat dan beri topping.

IMG3Donatnya banyak kan dapatnya untuk 500 gr, itu aja uda dikurangin dengan yang dicomot sama anggota keluargaku. Kalau untuk keluarga kecil cukup buat 250 gram saja tepungnya.

Donat segambreng begitu setengahnya abis dalam sekejap walau belum diberi topping.. Hahaha… keluargaku memang lumayan pada doyan nyemil-nyemil dan Mamaku juga suka membuatkan makanan yang enak-enak saat setiap hari minggu kami pulang ke rumah di Pondok Gede.

IMG_4669

Walau bentuknya ga secantik donat J-co, tapi aku yakin donat buatanku pastinya lebih sehat bahan-bahannya dibandingkan dengan buatan J-co hehehe. Oh ya aku penasaran, apakah bisa donat ini ditambahkan pelembut baker bonus untuk melembutkan adonannya ya? Aku tidak berani menambahkannya dikarenakan donat ini kan digoreng, bukan dibakar, jadinya ya tetap pada resep aslinya saja deh.

Tapi sih memang hasilnya ga mengecewakan walau tanpa baker bonus. Adonannya lembut banget saat selesai di goreng dan setelah dingin pun tetap lembut, walau tidak selembut saat masih panas. Ya memang tidak selembut J-co punya, tapi empuknya sudah cukup kok. Kalau kata Mama-ku, donat yang terlalu lembut nantinya jadi seperti makan angin, terasa kopong dan ga seruh. Menurut Papa mertua-ku juga sudah enak, lembutnya pas walau sudah menginap semalam. So… donat kentang ini direkomendasikan deh buat para pecinta donat. Ya sayangnya sih, aku ga bisa membuat topping seenak J-co punya 😦

Donat3

Aku hanya bisa menambahkan topping dengan butter yang telah dihaluskan dan ditambahkan gula halus + pasta coklat, lalu kutabur dengan mesis. Donat tradisional banget ya? hahaha… walau tradisional kan yang penting enak. Hmmm… siapa ya yang punya resep untuk topping donatnya J-co? kepingin banget deh nyobain buat sendiri toppingnya,…

Donat2

Penasaran dengan donat kentang ini? yuk buruan buat sendiri. Bahan-bahannya mudah didapat dan mengulennya juga ga repot. Walau ga punya mixer yang untuk roti, tapi buatan tangan ga kalah kok sama buatan mesin.

Hubby…. beliin dunk mixer bosch nya…. huhuhuhu…… kenapa harganya bisa semahal itu ya mixernya ? hikkzzz…. karena uda ga kerja lagi, so sekarang aku harus melupakan keinginan untuk memiliki mixer bosch nya deh… Smoga aja passion ku di dunia kuliner nantinya bisa menghasilkan sesuatu yang bisa menghasilkan uang untuk menghidangkan sesuap nasi dan segenggam berlian :P, buat masa depan aku dan suami, dan calon anak-anak kami saat nanti Tuhan mempercayakan kami untuk bisa menjadi orang tua yang baik.

Have a blessed days….
aja aja fighting
God bless you

 

Fussili & Cheese

21 Mar

Membuat fussili n cheese ini bukanlah kali pertamanya buatku. Aku sudah beberapa kali membuatnya, tapi dikarenakan ga pernah di foto jadi baru sekarang deh aku bisa posting. Terakhir membuat fussili n cheese ini adalah sekitar 2 minggu yang lalu, tapi sempat postingnya baru sekarang, setelah tayangan sinetron di KBS mulai terasa membosankan, jadinya aku beralih ke blog deh hari ini.


IMG_4532

Mama mertua-ku suka membuat macaroni panggang tapi dengan resep yang berbeda, tanpa menggunakan susu dan keju, tapi buatanku agak sedikit beda dari punya Mama mertuaku.

Bahan yang digunakan :

* 1 bungkus fussili sekitar 2oo – 225 gr

* 500 ml susu cair, aku pakai UHT

* Air untuk merebus fussili

* 1 sdt garam

* 2 sdm blue band untuk menumis

* 2 siung bawang putih, cincang halus

* 1/2 pcs bombay besar atau 1 pcs yang besar, cincang.

* Kornet 1 kaleng yang kecil saja.

* 50 Gr terigu segitiga biru

* Merica dan pala bubuk secukupnya.

* 3 pcs telur ayam, kocok rata

* Keju parut secukupnya untuk taburan dan untuk di adonan. Aku pakai 1/3 blok keju cheddar untuk 1 resep ini.

IMG_4516

CARA MEMBUAT :

1. Rebus fussili dan beri garam di air rebusan. Rebus sekitar 5 menitan sampai fussili lembut. Sebelum diangkat, di test dulu apakah fussili sudah lembut / matang.

IMG_4518

2. Tumis bawang putih dan bombay dengan margarine.

3. Campur & aduk tepung terigu dengan sedikit susu, tuang ke wajan, aduk rata. Campuran terigu membuat susu cepat mengental. Masukan susu sedikit demi sedikit jika adonan semakin mengental.

4. Tambahkan merica, pala bubuk, aduk rata.

5. Masukan kornet, fusilli, dan telur yang sudah di kocok, aduk terus sampai rata.

6. Masukan sisa susu dan tambahkan 1/2 bagian keju. Aduk kembali sampai rata.

IMG_4522Kelihatannya seperti muntah ya? heheh…
trust me,.. it’s tasty..

7. Angkat dan masukan adonan ke loyang panggangan yang sudah dioles blue band. Ratakan adonan dan taburi dengan sisa keju parut.

IMG_4524

8. Bakar di oven dengan suhu 160 – 170 derajat selama 20 – 30 menit.

9. Potong dan sajikan dengan saus sambal.

Gampang kan cara membuat fussili dan keju panggang ini? Rasanya enak deh, aroma kornet dan kejunya terasa banget. Oh ya kadang aku mengganti kornet dengan daging kaleng maling (buat yang muslim cukup pakai kornet saja ya). Kalau menggunakan kornet aromanya lebih wangi, tapi aku lebih suka menggunakan daging kaleng “maling”. Ingat ini bukan daging maling maling yang dipenjara ya, tapi daging babi kaleng dengan merk “maling” hehehe…

IMG_4533

Jangan lihat bentuknya yang berantakan ya.. Tapi coba buat deh, rasanya enak kok… Aku yang ga suka kornet saja bisa makan. Aku memang kurang pandai dalam foto memfoto dan ga pinter juga dalam menata makanan supaya kelihatan menarik hehe.. Tapi yang terpenting dari semua itu adalah rasanya. Kalau penampilan bagus tapi rasanya kacau ya sama aja bohong hehehe…. Selamat mencoba resep ini ya…

Happy Cooking
aja aja fighting
God bless you