Archive | January, 2013

Udang Goreng Mayonaise

26 Jan

안녕하세요 chingudeul…

Pada hari kamis kemarin aku membeli udang dan ingin mengolahnya menjadi jemput jemput udang (gorengan udang dengan menggunakan roti). Tapi sayangnya rotinya malah sudah habis sebelum dimasak, jadi ya sudah aku coba-coba cari resep lain untuk mengolah udang. Nah saat sedang mencoba mencari resep, aku teringat dengan udang goreng mayonaise, akhirnya aku coba mencari resepnya. Kebetulan di tablodinova.com juga men-share resep udang goreng mayonaise.. dan hasilnya… maknyus….

Udang goreng mayonaise ini enaknya dimakan selagi baru di goreng dan masih renyah saat digigit. Setelah didiamkan lama kelamaan tepungnya akan menjadi lembek. Ya namanya juga gorengan biasanya memang begitu, setelah dingin maka garingnya akan hilang. Tapi saat sudah tidak garing juga masih enak sih untuk dimakan, tapi tidak seenak saat baru di goreng. Yang penting adalah proses meracik mayonaisenya berhasil deh hehehe….

Wah sayang kok foto mayonaisenya seperti kocokan putih telur ya? hehehe skil foto memfoto-ku masih belum jago neh… jadinya jelek deh foto dan warna kadang ga sesuai sama aslinya.

 IMG_4058

Berikut resep udang mayonaise yang aku buat berdasarkan resep dari tabloid nova, namun aku ubah sedikit sesuai selera dan bahan yang ada. Oh ya untuk resep mayonaisenya aku ganti dengan takaran sendok saja.

Bahan:
* 500 gr udang (buang kulit dan bersihkan, sisakan ekornya). Kalau aku sih dibersihkan total udangnya sama pembantu di rumah, jadinya ya tidak ada ekornya lagi deh hehehe….

* 2 sdt air jeruk nipis untuk merendam udang

* 1 sdt garam (jika memakai tepung yang sudah ada rasa tidak perlu tambahkan garam)

* 1 putih telur (aku pakai 1 telur utuh)

* 200 gr tepung kanji (Aku pakai tepung kobe yang depannya ada gambar udang goreng dan bungkus warna putih)

* 50 gr wijen sangrai untuk taburan minyak goreng (Aku skip karena lagi ga ada bahannya)

IMG_4054

Bahan Saus Mayo, aduk rata semua bahan:
* 150 gr mayones (aku pakai 3 sdm mayonaise)
* 2 sdt air jeruk nipis ( aku pakai kira-kira sih, skitar 1 sdm lebih sedikitttt)
* 4 sdm susu kental manis (aku pakai 1,5 sdm susu bendera kental).

–> Diicip-icip aja apakah kurang asam atau kurang manis. Jika kurang manis tambah susu kental dan jika kurang asam tambah jeruknya. Tapi mayonaisenya sendiri sudah ada rasa sedikit asam, jadi jangan terlalu banyak juga pakai jeruknya ya.

IMG_4047Untung aku sempat memfoto mayonaise yang aku buat, kalau ga nanti dikirain putih telur kocok deh… Asli mayonaisenya enak loh, rasanya mirip seperti yang dijual di resto… menurutku loh heheheh 🙂

Cara Membuat:
1. Rendam udang dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan 15 menit. (aku hanya merendam dengan jeruk nipis saja)
2. Celupkan udang ke telur lalu gulingkan di tepung kobe. Jika mau tepung lebih tebal, proses ini bisa diulang 2x.
3. Panaskan wajan dan goreng udang sampai kecoklatan dan matang, angkat dan tiriskan.
4. Tuang saus mayonaise keatas udang atau bisa juga taruh saus mayonaise di mangkuk kecil. Jadi saat dimakan tinggal di cocol saja sausnya. Terserah sih kalian lebih suka yang mana.

Ini adalah masakan udang mayonaise perdana buatanku dan aku sih cukup senang dengan hasilnya ehhehe… selain mudah dan cepat, proses memasaknya ga makan waktu lama dan hasilnya maknyoss….. Aku tadi cukup makan banyak udang mayo ini walau mulut lagi sariwan besar dan susah makan. Tapi karena rasanya yang nikmat, aku jadi lupa deh sama sariawannya hahaha….

IMG_4061

Buat yang lagi mau buru-buru dan ga tau mau masak apa, ayo coba aja bikin udang mayonaise ini. Keluarga pasti akan menyukainya. Sajikan selagi panas dengan nasi + sambal mayo atau saus botol, keduanya nikmat, tergantung selera masing masing aja ya… 🙂

Happy Cooking..
Aja aja fighting
God bless you

Advertisements

Ayam Szechuan

26 Jan

안녕하세요 chingudeul…

Sewaktu berkunjung ke http://www.tabloidnova.com, aku menemukan resep ayam Szechuan. Kebetulan di Gereja, kami sering memesan ayam szechuan di rice box. Aku cukup menyukai sajian ini, tapi aku tidak tahu cara memasaknya. Tapi saat menemukan resep yang di share di tabloid nova, aku penasaran untuk mencobanya. Tapi sayangnya di resep tidak menuliskan bahwa dalam memasak ayam sezchuan ini membutuhkan air, jadinya pas dipertengahan saat memasak aku agak kebingungan juga dan akhirnya aku nyoba-nyoba aja nambahin air supaya bumbu-bumbunya ga gosong. Entah aku yang salah atau memang resep asli tidak menggunakan air. Tapi sih di ayam szechuan yang aku beli di rice box memang ada kuah dan kental. Jadi ya sudah aku coba saja deh untuk menambahkan air…

Oh ya karena pelajaran memasak kali ini masih tergolong gagal karena keasinan, jadinya aku ga bisa menshare resep yang aku buat kali ini. Maklum namanya juga masih amatir dan sedang dalam proses belajar, jadi aku masih mengandalkan buku dibanding feeling untuk memasak hehehe… Tapi jika temen-temen mau coba silahkan lihat resep aslinya saja langsung atau jika ada yang memiliki ide bagaimana memasak ayam szechuan ini bisa juga share ke aku resepnya.

IMG_4053resep asli bisa dilihat di http://www.tabloidnova.com/Nova/Sedap/Makanan/Ayam-Masak-Szechuan

Walau masakan kali ini masih agak gagal, tapi fotonya kelihatan menggugah selera ya… hehehe… Jika dimakan pakai nasi sih gak terlalu asin banget. Cuma ya belum sempurna saja masakanku kali ini…. Hm…m,……

Happy Cooking..
Aja aja fighting
God bless you

Cumi Panggang + Saus Kecap

24 Jan

안녕하세요 chingudeul…

Semenjak menikah 2 tahunan yang lalu, aku jarangggggg banget makan cumi. Lagi pula Mama mertua ga doyan makan cumi karena dia gak suka dengan bentuknya yang aneh. Tapi salah satu seafood kesukaanku sebenarnya adalah cumi ini. Dulu waktu kecil dari Bangka suka dikirimkan cumi panggang yang rasanya ueaaaannnnnaaaaaak banget. Cuma sayangnya sudah lama banget ga pernah dapat kiriman cumi panggang kering yang dari Bangka itu.

Untuk memuaskan hasrat kepingin makan cumi panggang, eh ketemu resep cumi panggang di blognya justtryandtaste and membuat aku jadi penasaran juga pengen bikin. Alhasil setelah dipelajari, bahan-bahannya gampang didapat dan proses pembuatannya ga terlalu ribet, so aku langsung coba buat aja deh… Yuk kita lihat prosesnya..

   IMG_4037

Bahan Yang Digunakan :

* 5 ekor cumi, bersihkan, buang kulit dan potong pinggirnya, tapi jangan sampai putus. (aku simpan 2 di kulkas sisanya untuk besok)

Bahan Bumbu rendaman cumi :

* 1 ruas kunyit, tumbuk halus atau 1/2 sdt kunyit bubuk

* 5 bawang putih, haluskan. Kalau aku sih dicincang, tapi jika bisa di tumbuk/ blender lebih bagus lagi.

* 1 sdt ketumbar bubuk

* 1 ruas jari jahe, parut.

* 5 sdm kecap manis

* 1 sdt saus tiram

* 1/2 sdt garam

* 1/2 jeruk nipis, peras airnya.

Cara Membuat :

1. Campur rata semua bahan bumbu, lumuri cumi dengan bumbu rendaman. Simpan di kulkas selama 30 – 60 menit supaya bumbu meresap. Aku tutup dengan plastic wrap supaya bau cumi tidak memenuhi kulkas, atau jika ada box bisa simpan dalam box saja selama waktu marinated.

IMG_4030

2. Keluarkan cumi dari kulkas setelah 30 atau 60 menit.

3. Siapkan pan anti lengket, oles dengan mentega/ blueband. Panaskan pan tersebut.

4. Panggang dengan api sedang sampai cumi kecoklatan dan sedikit terbakar. Aku siram sedikit bumbu sesekali.

IMG_4032

5. Setelah matang, balik dan bakar kembali sisi satunya kembali.

6. Hidangkan dengan sambal kecap.

IMG_4035Gambar diatas adalah cumi panggang yang langsung aku panggang setelah dimarinasi selama 1 jam di kulkas.
IMG_4067Gambar diatas ini adalah cumi yang aku simpan di kulkas selama 2 hari dengan direndam saus yang sudah aku buat.

Oh ya aku mencoba menyimpan sisa cumi yang sudah dimarinasi ke dalam kulkas selama 2 hari. Aku hanya iseng saja ingin melihat perbandingan cumi yang dimarinasi selama 1 jam dan selama 2 hari apakah bedanya. Tentunya yang dimarinasi pasti bumbunya akan lebih meresap.

Cumi yang dimarinasi setelah 1 jam dan dipanggang menghasilkan daging yang empuk dan enak. Bumbunya cukup meresap. DAn cumi yang dimarinasi selama 2 hari wangi bumbu terasa banget dan rasanya cuminya lebih terasa bumbunya, tapi sayang dagingnya terasa jadi agak sedikit lembek jadinya. Biasa kan kalau makan cumi ada sedikit kenyal-kenyal, tapi karena direndam kelamaan jadinya tingkat kekenyalannya berkurang deh. Untuk rasa sih masih tetap enak, jadi terserah kalian mau mengolah dengan cara yang mana.

Cumi panggangYang kiri adalah yang 1 jam di marinasi dan yang kanan adalah yang 2 hari dimarinasi. Dari warnanya juga sudah kelihatan bedanya hehehe… Tapi aku lebih suka cumi yang dimarinasi 1 jam sih hheheheh…

IMG_4066

Oh ya untuk resep sambal kecapnya, berikut aku share ya.

Bahan saus :

Campur rata semua bahan dibawah ini. Untuk penggunaan bawang merah dan cabai bisa ditambahkan atau dikurang sesuai selera.

*5 sdm kecap manis

* 3 bawang merah iris halus

* 5 pcs cabe rawit iris

* 50 ml air matang

* air jeruk nipis secukupnya.

sambal

Sajikan cumi yang baru dipanggang dengan sepiring nasi, beri sambal kecap… wuiih mantap deh… *tasty…..*

Aku masih menyisakan 2 potong cumi dalam kulkas supaya bisa dibawa untuk bekal makan siang besok ke kantor. Lagipula orang di rumah pada takut makan cumi, jadinya mereka ga berani makan banyak-banyak. Jadinya kalau masak makanan yang mengandung kolestrol tinggi di rumah porsinya  harus dibuat sedikit saja. Aku juga kalau ga ingat sama kolestrol, aku bisa makan dan makan terus hehehe….

Happy Cooking..
Aja aja fighting
God bless you

Nasu Palekko

24 Jan

안녕하세요 chingudeul…

Hari ini aku membuat beberapa sajian di rumah. Dikala libur memang saatnya untuk masak masak deh. Ya walau dengan skill yang standard tapi dengan kemauan yang besar, akhirnya aku mencoba membuat sajian untuk keluarga tercinta. Ya walau resiko kulit dan telapak tangan jadi kasar, kuku jadi kuning kena bumbu seperti kunyit, ditambah jari-jari tangan menjadi tidak sebagus tangan para wanita yang suka merawat dirinya, tapi aku mencoba mendedikasikan diri untuk keluarga ketimbang memilih merawat diri tapi keluarga malah ga keurus makanannya. So setelah memutuskan untuk belajar masak, aku harus melupakan keinginan untuk memiliki telapak tangan yang halus. Soalnya rada malas juga pakai lotion, kalau masak kan tangan harus selalu higienis dan harus sering cuci tangan, jadi kelembaban kulitnya jadi hilang deh, apalagi ditambah dengan sabun. Ya sudah, tapi itu adalah suka duka menjadi istri rumah tangga. Yang penting sih aku menikmati aktivitasku dan juga senang melihat keluarga menyukai masakanku.

Kali ini aku mencoba membuat masakan dari Sulawesi Selatan yang bernama Nasu Palekko. Resep ini aku dapat dari justtryandtaste.com atau Jtt. Minggu lalu aku sempat nyasar ke blog tersebut dan ternyata mendapatkan banyak info tentang masakan. Thanks buat Mbak Endang yang sudah share resep masakannya dan memberikan inspirasi buat saya untuk bisa berkreasi lebih banyak lagi di dapur amatirku ini.

Nasu Paleko1Di resep asli seharusnya sajian ini dibuat lebih kering, namun aku lebih suka dengan tampilan agak basah. Jadi sesuaikan dengan selera masing-masing ya.

Aku sendiri sebenarnya belum pernah mencoba masakan ini, namun dikarenakan melihat sajian yang nikmat yang di share di blognya Jtt, aku akhirnya memutuskan untuk membuat sajian Nasu Palekko ini, soalnya aku suka dengan masakan pedas. Namun dalam resep ini ada sedikit modifikasi rasa yang aku buat. Ternyata rasa masakan ini asam pedas, nah cuma takut pada ga doyan asam, jadi aku coba tambahkan gula pada sajian ini. Gula yang kugunakan cukup banyak sehingga menbuat masakan ini terasa asam manis pedas. Dan untuk penggunaan cabe rawit, aku ganti 2/3 nya dengan cabe keriting supaya tidak terlalu pedas. Karena ga smua di keluargaku bisa makan pedas.

Berikut yuk kita bahas proses pembuatannya :

IMG_4005Lihatlah cabe dan bawang merahnya berlimpah.

BAHAN yang digunakan :

* 1/2 ekor ayam kampung. Di resep asli pakai 1 pcs itik atau bebek.

* 1 buah jeruk nipis untuk membersihkan ayam

* 10 pcs bawang merah (aku pakai 7 – 8)

* 30 rawit hijau (aku ganti dengan 12 rawit hijau + 8 cabe keriting)

* Kunyit bubuk (aku pakai 2 cm kunyit yang kutumbuk halus).

* 2,5 sdt garam untuk membersihkan ayam.

* 3 sdm minyak goreng

* 1 sdt Kaldu bubuk

* 1 genggam asam jawa dilarutkan dengan 200 ML air. Aku menggunakan lebih dari 200 ML yang pasti.

Cara Membuat :

1. Gosok permukaan ayam dengan garam kasar dan air perasan jeruk nipis atau jeruk lemon. Gunakan kulit lemon untuk menggosok kulit ayamnya sampai kulit ayam terasa kesat.

IMG_4006

2. Lap ayam dengan tissue dapur, lalu bakar sebentar diatas kompor sampai bulu ayam hilang. Gunakan spatula yang dimasukan dalam tubuh ayam untuk memegang ayam. Aku skip bagian ini karena aku hanya menggunakan 1/2 potong ayam.

3. Pisahkan kulit dari daging ayamnya.

4. Iris tipis kulit ayam dan potong daging ayam kecil-kecil.

5. Lumuri ayam dengan 1/2 air asam jawa. Tambahkan 1 sdt garam, kaldu bubuk. Remas-remas ayam dengan bumbu pelumur sebentar. Sisihkan sambil memproses tahap selanjutnya.

IMG_4008

6. Tumbuk cabe dan bawang merah sampai halus. Kalau bisa sih jangan gunakan blender supaya cabe dan bawang tidak terlalu halus, karena bumbu yang ingin dihasilkan adalah yang agak kasar.

IMG_4009

7. Siapkan wajan yang sudah benar-benar panas. Masukan irisan kulit ayam. Sangrai dengan api besar supaya minyak ayam keluar. Kebetulan di rumah ada lemak ayam yang disimpan sama pembantu, jadi untuk tambahan aku menambahkan minyak dari lemak ayam untuk bahan tambahan. Karena hasil minyak yang kudapat tidak terlalu banyak, jadinya aku tambah sekitar 2sdm minyak sayur. Di resep pakai 3 sdm.

8. Kecilkan api, buat api sedang saja. Masukan potongan ayam dan bumbu perendam ke dalam pan. Goreng ayam sampai empuk.

IMG_4013

9. Masukan sisa air asam, kunyit bubuk, bawang merah dan cabe, serta kaldu bubuk. Aduk dan masak sampai air mengering. Tambahkan garam jika kurang asin. Jika daging belum empuk bisa tambahkan air dan masak kembali sampai airnya kering.

IMG_4011

Untuk mempermudah proses, aku mencampur cabe dan bawang yang sudah ditumbuk dengan air asam dan kaldu bubuk Aku aduk rata dan masukan ke dalam masakan. Setelah itu cobeknya aku bilas sedikit dengan air bersih dan masukan airnya ke masakan. Setelah mendidih cicipi rasanya dan aku tambahkan gula sampai aku mendapatkan rasa yang kuinginkan.

IMG_4014Proses memasak ayam dengan bumbu yang sudah dibuat.

Oh ya aku menggunakan cukup banyak gula karena mungkin aku menggunakan kebanyakan asam dalam masakan ini. Jadinya untuk membuatnya lebih nikmat aku tambahkan gula, so terserah sih kalian sukanya menggunakan resep asli atau mau coba menambahkan gula seperti yang kulakukan.

10. Setelah air kering, angkat ayam dan siap disajikan. Aku sering kali menambahkan air supaya bisa menghasilkan ayam yang empuk. Soalnya berdasarkan info dari pembantu, mertuaku gak gitu suka makan daging kalau gak empuk banget. Jadinya aku cukup menggunakan banyak air dalam masakan ini. Cuma ya seperti yang kujelaskan diatas, aku membuat sajian ini tidak terlalu kering supaya bisa terlihat lebih bagus sajiannya, eh tapi kata mertuaku kelihatan kurang kering. JAdinya setelah aku angkat, aku masukan ke oven sebentar dan di panggang deh dalam oven selama 3 -5 menit saja.

Nasu Paleko2

Inilah tampilan nasu palekko ala dapur amatir Shin Hyo Ae. 😛 hehehe setelah ditambahkan gula, aku cukup menyukai rasa asam manis pedas dari masakan ini. Enaknya sajian ini disajikan selagi hangat atau dimakan dengan nasi hangat. Ternyata seharusnya aku menggunakan cabe rawit dengan jumlah yang disarankan pada resep asli, karena nasu palekko buatanku sama sekali tidak pedas (menurutku loh ya.. karena aku suka banget sama masakan pedas). Buat yang gak suka pedas seperti suamiku, ya better dicampur cabe keriting hijau saja ya…

Happy Cooking..
Aja aja fighting
God bless you

Spicy Tempe mendoan

24 Jan

안녕하세요 chingudeul…

Makan gorengan tuh seruh banget ya, susah banget berhentinya kalo uda ngemil gorengan. Tapi bahayanya kebanyakan makan gorengan dan kurang minum malah nantinya jadi panas dalam, sariawan dan susah BAB. Tapi walau uda tau resikonya, tetap aja ada godaan untuk menyantap gorengan yang nikmat.

IMG_4042

Sebenarnya aku gak terlalu doyan tempe. Tapi jika dibuat mendoan atau dibacem, aku suka banget. Kalau beli gorengan di abang-abang, aku gak pernah membeli goreng tempe, pasti yang kubeli adalah tahu goreng dan bakwannya doang. Tapi kalo tempe goreng mendoan sih aku suka hehehe….. Tapi di abang-abang jarang yang jual tempe goreng mendoan ini. Bagus lah jadinya aku bisa jarang beli gorengan abang.

Tempe mendoan

Bahan Yang digunakan :

* Tempe, potong tipis sekitar 0.5 cm.

Adonan untuk mendoan :

Bisa dipakai untuk menggoreng 1/2 potong tempe dan 1 tahu. Jadi kalau mau buat salah satunya saja, silahkan dikurangi takarannya.

* 5 Sdm tepung segitiga biru

* 2 sdt maizena

* Daun bawang 3 buah yang ukuran daun bawang kecil. Iris tipis.

* Cabe keriting merah 2-3 pcs, iris tipis

* Cabe keriting hijau 1- 2 pcs, iris tipis. Jika mau pedas pake cabe rawit saja.

* Paprika bubuk 1 sdt, bisa juga dikasih cabe bubuk.

* 1 sdt ketumbar bubuk

* 3 siung bawang putih cincang atau jika bisa di tumbuk halus lebih bagus lagi.

* 1 sdt kaldu bubuk

* 1/2 sdt garam

* Air secukupnya (tambahkan sedikit demi sedikit saja sampai adonan menjadi kental, tapi tidak kelewat encer). Aku lupa memfoto adonan yang sudah kubuat tadi…

* Minyak untuk menggoreng. Agak banyak biar bisa deep fried.

IMG_4040

Siapkan nasi hangat, sajikan tempe mendoan dengan cocolan saus sambal atau sambal kecap manis pedas juga enak. Aku suka sekali dengan tampilan warna merah dari cabe keriting membuat tempe mendoannya terlihat lebih menarik. Buat yang hobi makan pedas, cabe keriting bisa digantikan dengan cabe rawit supaya bisa memberikan rasa pedas yang menambah selera makan. Selamat mencoba…

Happy Cooking..
Aja aja fighting
God bless you