Loaf bread 2

20 Oct

안녕하세요 chingudeul…

Dikarenakan penasaran dan kepingin banget membuat roti dengan hasil yang sempurna, akhirnya minggu yang lalu aku mencoba membuat roti kembali. Kali ini aku mencoba menggunakan bonus baker supaya bisa menghasilkan roti yang lembut.

Ada kesalahan teknis dalam pembuatan roti ini, dikarenakan aku tidak mengetahui bahwa penggunaan bonus baker adalah untuk melembutkan roti, bukan untuk mengembangkan roti. Alhasil saat adonan dibuat, aku tidak menggunakan pengembang. Setelah adonan diuleni dengan segenap tenaga, hati, kekuatan dan tibalah saatnya adonan diistirahatkan selama 45 menitan. Setelah menunggu waktu untuk mengecek seberapa besar adonanku mengembang,…. OMG kagetnya saat aku melihat bahwa roti tidak mengembang😦 wahhhh apa yang salah menurutku?

Lalu aku mengambil telphone dan segera menghubungi adik sepupuku yang kebetulan jago membuat roti dan cake. Ternyata oh ternyata bonus baker itu bukanlah pengembang roti, tapi lebih untuk membuat roti jadi lebih lembut… *tepok jidat deh*

Aku mencari-cari cara supaya adonan tersebut ga sia-sia. Lalu adonan yang sudah didiamkan itu kutambahkan fermipan yang sudah kucampur dengan sedikit air. Lalu adonan kuulen kembali selama 20 menitan. Proses diulang kembali dari awal. Setelah itu kuistirahatkan kembali selama 45 menit.

Setelah menunggu 45 menit, akhirnya adonan berhasil mengembang. lalu kubagi adonan menjadi beberapa bagian dan diistirahatkan kembali selama 10 menit. Kemudian setelah itu baru kubentuk dan beri isi, lalu didiamkan kembali selama 40 menit sebelum dipanggang.

Harap harap cemas sih menanti hasil roti ini akan bagaimana nantinya. Sudah diberi isi ini itu, tapi kalau gagal kan sayang sekali, sudah banyak waktu tersita untuk mengulen adonan tersebut.. hmmm……

Setelah adonan dipanggang, aku ga sabar ingin membelah dan mencoba roti buatanku, alhasillll….. masih enakan roti yang kubuat minggu sebelumnya. Ternyata adonan roti yang kubuat tidak selembut roti yang kubuat pertama kali dengan metode tangzong. Tapi walaupun begitu, rotinya masih bisa dimakan sieh. Walau mirip roti abang gerobak kerasnya, tapi untungnya roti masih bisa dimakan.

Ternyata susah banget menaklukan roti ini. beberapa kali aku mencoba dan belum juga berhasil membuat roti yang sempurna… Tapi aku belum desperado kok, aku masih ingin mencoba membuat yang lebih baik, besok-besok aku mau coba menggunakan tepung komachi. Next aku akan menshare kembali hasil yang lebih baik ya…🙂 i’ll try my best…

Happy Baking
Aja aja fighting
God love you…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: