Loaf bread “metode Tangzhong”

5 Oct

 안녕하세요 chingudeul…

Jumat, 5 oktober 2012.
Pukul 19:00 – 22:30

Membuat roti sebenarnya hal yang  paling malas untuk dipelajari. Dikarenakan aku tidak memiliki bread machine, jadinya aku harus mengulen adonan dengan sekuat tenaga sehingga bisa mendapatkan adonan yang sempurna. Sudah 2x aku mencoba membuat roti dan hasilnya keraaasss bikin gigi mau putus makannya hehehe… *hiperbola* hahhaa…. Tapi sisi baiknya adalah mengulen adonan roti merupakan olah raga juga sieh, soalnya mengeluarkan keringat dan membakar kalori.🙂

Wahh rotiku over baked nehhh…. Tapi rasanya tetap enak dan ga pahit kok yang penting,..😛

Karena penasaran dengan teknik tangzhong ini, akhirnya setelah membaca resep berkali-kali dan kaliiiii, akhirnya kuputuskan membuat roti. Resep tangzhong sudah kubuat sejak tadi pagi dan kusimpan dikulkas. Pulang kerja baru deh di praktekan.
Untuk resepnya aku peroleh dari http://vivianpangkitchen.blogspot.com dan bisa juga dilihat di http://dodol-mochi.blogspot.com

Resep Tangzhong
50 gr bread flour (aku pakai tepung yang kubeli di ingredient).
250 ml water

Adonan Roti (A) :
120 gr tangzhong
110ml water(milk) (aku pakai susu UHT)
55 gr sugar / gula
5 gr salt / garam

(B)
350 gr bread flour (aku pakai tepung yang kubeli di ingredient).
7 gr milk powder (aku pakai susu dancow full cream).
6 gr yeast (ragi)

(C)
30 gr oil/ butter (aku pakai minyak canola)

CARA MEMBUAT :

Tangzhong :

1. Taruh terigu dalam panci dan tuangkan air sedikit, demi sedikit sambil diaduk dengan whisk. Lakukan sampai air habis. Pastikan tidak ada gumpalan. Masak dengan api kecil – sedang sampai sedikit kental, kira kira selama 2-3 menit saja.
Put the bread flour inside a pot. Pour in the water slowly and whisk to combine. Continue till all the water finish. Make sure the mixture is lump free. Cook over low-medium heat till thick, about 2-3 minutes.

2. Dinginkan tangzhong dan kemudian tutup dengan plastik wrap ketika tangzong sudah agak dingin. Hal ini dilakukan untuk mencegah supaya permukaannya tidak kering. Simpan dalam lemari es.
Remove from heat. Cover with plastic wrap once is slightly cool. This is to prevent the surface from drying. Store in fridge once it is completely cool.
3. Keluarkan tangzong dan biarkan dalam suhu ruangan sebelum digunakan. Baiknya digunakan sampai 3 hari saja.
Thaw at room temperature before use. Preferably to use up in 3 days.

Adonan roti / Bread Dough

1. Dalam mangkuk, cairkan tangzong dengan 110 ml susu cair. Lalu tuang ke mesin roti, bersama dengan gula dan garam. (Pada tahapan ini, aku aduk menggunakan mixer).
In a bowl, dilute the water roux starter in 110ml water. Then pour inside bread machine together with sugar and salt.
2. Tambahkan tepung di bahan B. Ragi adalah bahan yang dimasukan paling belakangan di mesin roti. Nyalakan mesin roti dan adon selama 10 menit sampai adonan kalis. Jika adonan terlalu basah, tambahkan tepung, jika terlalu kering tambahkan susu. Aku mengadon menggunakan tangan selama 15 menit.
Add in flour from (B). Yeast is the last ingredient adding inside the bread machine. Turn the machine on and let it knead about 10 minutes or dough is formed. Do check the wetness of the dough, if too dry add water or otherwise.
3. Saat adonan mulai terbentuk, tambahkan minyak dan lanjutkan adon kembali sampai adonan halus dan elastis. (aku tambahkan minyak sedikit demi sedikit dan diadon terus sampe tangan pegel). Tutup dan diamkan selama 45 menit.
Once dough is formed, add in oil and continue knead to form smooth and elastic dough. Cover and rest for 45 minutes.
Adonan yang didiamkan selama 45 menit akhirnya mengembang juga. Bisa dilihat pada gambar tahap pengembangannya. Wahh gak sia sia deh tangan pegel ngadon adonan roti ini.
4.Pindahkan adonan dan bagi menjadi 3 bagian. Bentuk menjadi bola dan diamkan 10 menit.
Transfer to working surface. Divide the dough into 3 portions. Shape into balls and rest for 10 minutes.
By the way ini adalah sisa adonan yang kuisi dengan sosis hehehe… iseng aja kepengen roti isi sosis dan kubuat bentuknya bulat. Kumasukan dalam loyang muffin kecil dan hasilnya setelah matang cantik juga (Jangan lihat warnanya yang cokeeeellllllaaaaat ya).
5. Ratakan setiap adonan menjadi panjang dan gulung. Gulung juga sisa adonan yang lain.
Flatten each ball into rectangle and roll it up like swiss rolls. Repeat the same for the other portions.
Aku ga nimbang adonannya, jadinya ya ada gede ada kecil. Jangan ditiru yaaaa…. soalnya aku kali ini hanya membuat setengah resep daripada gagal nantinya dan dibuang. Jadi aku berusaha membuat 1/2 resep saja dulu. Untungnya resepnya berhasil dan besok-besok aku bisa mencoba membuat roti yang lain deh. ahh snangnya,,…..🙂
6. Taruh adonan dalam loyang dan diamkan kembali selama 45 menit.
Place inside a greased loaf tin (I’m using L23cm x W13cm x H8cm cake mould) and rest for 45 minutes.
Asikk punya loyang baru anti lengket pula. Loyang ini kubeli di ingredient seharga 22.000,-
Senang deh kalau punya barang baru, rasanya langsung kepengen dipake aja. cihuuuuuyyyyyyyyyy……
Nah ini adonan yang sudah dioles kuning telur dan kutabur sedikit keju. Resep asli sieh emang ga pake keju, tapi ya biar ada rasa aku tambahin sedikit keju deh. Abis itu siap dipanggang deh…
7. Panggang selama 30 menit dengan suhu 180 celcius. (aku sih hanya 20 menit, tapi over baked karena rotiku kecil saja)
Bake at 180C for 28-30 minutes.
Waaauuuuuuuhhhh rotiku gelap sekali… habis berjemur di bali deh kayaknya ini roti hehhehe….. wah judulnya harusnya dark choco bread hahaa… tapi walau begitu aku senang, karena roti ini tergolong sukses, karena ga keras deh…
Lihatlah bagian dalamnya… ada lumeran keju juga, soalnya kutaruh keju parut sebelum kugulung. Tadinya mau kasih kismis eh tapinya kelupaan.. besok-besok deh bikin versi lainnya. Mau bikin roti abon juga sieh kalo sempat.
Walau kelihatan agak padat, tapi aslinya lembut. Dipegang juga kenyal, tidak keras. Makasih ya buat resep tangzhong nya… wahhh buat yang menemukan resep tersebut aku beri 2 acungan jempol + 2 jempol kaki juga hehheeh
Buat yang kepingin mencoba resep roti ala tangzhong ini, silahkan dicoba. Selagi sempat dan selagi ada kesempatan, yukkkkk kita belajar bareng.
Happy baking
Aja aja fighting
God love you…

2 Responses to “Loaf bread “metode Tangzhong””

  1. eny November 6, 2012 at 4:01 am #

    hi..minta info nyari loyang loafnya dimana ya?

    • Shin Hyo Ae November 7, 2012 at 5:40 am #

      @ Eny:
      Aku beli di Ingredient daerah Muara Karang.
      Atau coba aja ke Titan daerah komplek MOI atau ke Mira di daerah Hayam Wuruk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: