Archive | 5:08 am

Chiffon keju

2 Oct

 안녕하세요 chingudeul…

Chiffon keju ini kubuat sebenarnya berdasarkan request dari saudaraku yang minta dibuatkan Cheddar cheese cake. Pada waktu Mama-ku berulang tahun Juli lalu, aku membuat CCC dan sodara pada suka. Dan pada acara kumpul keluarga kemarin di request kembali cake tersebut, tapi dikarenakan aku sedang tidak ingin membuat CCC dan kepingin nyoba resep chiffon keju dari cakefever.com jadinya kuputuskan membuat chiffon keju saja.

Lagi…lagi dan lagi hasilnya berantakan dikarenakan aku kurang sabaran dalam mengeluarkan cake ini dari loyangnya. Aku penasaran apakah kue ini matang atau tidak, soalnya saat ditusuk masih ada serpihan yang menempel, tapi sih tidak lengket dan tidak basah tusukan sate yang kugunakan. Cuma ya daripada ga matang, jadinya ya aku bakar agak lamaan. Tapi hasilnya masih sama, aku rasa itu adalah keju yang menempel pada tusukan yang kugunakan. Aku kapok mengeluarkan chiffon dari oven jika belum matang, karena bakalan susah abis matenginnya jika ada bagian yang kurang matang. Yang ada bukannya matang malah jadi garing deh.

kiri : Inilah hasil loyang kecil chiffon keju perdana buatanku yang penuh tusukan dan yang kanan mirip roti coklat itu adalah sisa putih telur yang kuuji coba membuat adonan sendiri dengan menambahkan tepung, minyak goreng, coklat pasta, susu bubuk dan setelah itu kuaduk-aduk sampai rata dan dipanggang deh. Hasilnya kayak apa aku sendiri belum nyobain hehehe

Hasil kue putih telur yang kubuat terlihat padat, tidak banyak rongga, tapi rasanya agak aloooot hehehe. Untuk cake kejunya sih lumayan lah, tapi tidak seenak CCC. Banyakan pada suka CCC dibanding muffin keju ini.

Oh ya untuk resep Chiffon keju  nya berikut aku share  ya. Ini untuk 1 loyang chiffon ukuran 20 cm + 1 loyang bulat kecil diameter 10cm ya. Kalau berdasarkan resep asli, aku hanya membuat 1/3 resepnya saja sieh.

Bahan yang digunakan :

100 gram terigu protein rendah, ayak
67 gram keju cheddar, parut (kemarin aku tambahkan menjadi 85gr supaya lebih terasa kejunya)
1/3 sdt soda kue
2/3 sdt baking powder
1/2 sdt garam
67 gram gula kastor (gula juga kutambahkan sedikit supaya lebih manis)
67 ml minyak goreng
67 ml susu cair (pakai UHT)
3 ,5 kuning telur (aku pakai 4 buah)
4.5  putih telur (karena ada sisa putih telur, jadinya aku bisa membuat ukuran yang pas, yaitu 4.5 telur putih)
1/3 sdt cream of tartar (optional)

Taburan : 
120 gram keju cheddar, parut untuk taburan. (aku gak pakai taburan keju).. takut kolestrol naik hehee…

CARA MEMBUAT : 

  Panaskan oven pada 180 derajat Celcius. Siapkan loyang chiffon diameter 24 cm

  Campur terigu dengan keju parut, soda kue, baking powder, garam, dan 2 sdm gula kastor, aduk rata. Buat lubang di tengah campuran tepung, tuangi minyak goreng, susu dan kuning telur. Aduk dengan pengocok kawat hingga licin, sisihkan.

  Kocok putih telur dengan mikser berkecepatan sedang hingga berbusa, masukkan cream of tartar (kalau pakai) dan sisa gula dalam beberapa tahapan. Kocok hingga putih telur membentuk ujung yang tumpul waktu mikser diangkat.

  Masukkan putih telur dalam beberapa tahapan ke dalam adonan tepung, aduk perlahan hingga rata. Perciki bagian dalam loyang dengan air masak.

  Tuang adonan ke dalam loyang. Masukkan dalam oven, panggang hingga matang (kira-kira 75 menit). Tandanya tidak ada sisa adonan yang menempel ketika ditusuk dengan lidi. Keluarkan kue dari oven, segera balikkan loyang hingga kue benar-benar dingin (kurang lebih 1 1/2 jam). Keluarkan kue dari loyang dengan bantuan spatula/pisau panjang.

  Balikkan kue di rak kawat, balik sekali lagi ke piring saji sehingga bagian atas kue tetap di atas. Olesi seluruh permukaan kue dengan mentega/margarin, lalu taburi keju parut.

Inilah hasil akhir dari chiffon keju buatanku. Matangnya sudah pas, pinggirnya agak coklat, tapi kok chiffonnya agak kempes ya, tidak seperti banana chiffon yang kubuat sebelumnya. Entah apa penyebab chiffonnya menjadi kempes, mungkin karena dikeluarkan terlalu cepat kali ya.

Sekian ya resep chiffon kejunya. Untuk melihat resep aslinya silahkan kunjungi website cakefever atau jika ingin menggunakan 1/3 resep seperti yang kubuat, silahkan gunakan resepku.

Happy baking
Aja aja fighting
God love you…

Egg Muffin ( 계란 빵, GyeRan Bbang )

2 Oct

 안녕하세요 chingudeul…

Egg muffin merupakan salah satu kue yang cukup disukai masyarakat Korea. Biasanya kue ini disajikan bisa juga untuk sarapan, makanan penutup atau camilan. Itu info yang kudapat loh… hehehe…. 😛

Proses pembuatan egg muffin ini sangat mudah, tidak menggunakan mixer. Namun sayangnya aku tidak memiliki alat takaran dalam ukuran cup, jadinya aku pakai kira-kira saja. Yang ada kadang ukurannya benar, kadang salah hehehe… Adonan yang benar harusnya agak kental, tapi kali ini aku kebanyakan menggunakan susu jadinya kecairan.
Dikarenakan membuat egg muffin ini agak dadakan, jadinya aku belum sempat membuat takarannya dalam bentuk Gram. Aku masih menggunakan resep asli dari aeri kitchen. Aku menggunakan cangkir sebagai pengukurnya.

Wahh jelek banget deh bentuk egg muffin buatanku hihiih… aku tidak punya loyang muffin yang besar, jadinya aku pakai apa yang ada saja, eh hasilnya malah jadi berantakan karena loyang yang kugunakan, dimasukan 1 pcs telur saja sudah hampir penuh. Jadinya ya bagian atasnya tidak tercover sempurna dan saat adonan yang dipanggang mulai mengembang, alhasil telur membumbung keluar, jadinya kayak telur mata sapi deh… hihihi…. Itu aja aku uda membuang sedikit putih telurnya, kalau aku pakai yang utuh wah bisa tumpah tumpah deh. Harusnya aku pakai telur ayam kampung atau telur puyuh aja kali ya.. hehehe…

oh ya Resep asli bisa dilihat di website berikut : http://aeriskitchen.com/2012/03/egg-bbang/

Bahan yang digunakan :

  • ¾ Cup terigu serbaguna
  • 8 telur kecil untuk isian muffin
  • 2 telur besar, untuk digunakan pada adonan
  • ½ Cup mentega, cairkan
  • ⅓ Cup gula
  • ¼ Cup susu cair
  • ¾ tsp Baking Powder
  • sejumput garam untuk di telur
  • Mentega, untuk olesan loyang

CARA MEMBUAT :

1. Kocok 2 buah telur dengan whisk sampai agak lembut dan kental. Tambahkan 1/3 cup gula dan aduk sampai gula larut.

2. Ayak 3/4 cup tepung terigu, 3/4 sdt baking powder ke dalam adonan telur. Aduk rata.

 3. Tambahkan 1/2 cup mentega yang telah dicairkan dan masukan susu cair 1/4 cup. Aduk rata kembali.
(gunakan salted butter, supaya ada rasa asin). Aku sih pakai blue band aja.

4. Taruh adonan ke plastik segitiga dan potong sedikit ujungnya dengan gunting. Kalau aku sih tidak menggunakan plastik segitiga, cukup menggunakan sendok saja untuk menyendok adonan ke dalam loyang muffin.

5. Oles loyang muffin dengan mentega, lalu tuang 1 sdm adonan ke loyang muffin
6. Masukan 1 pcs telur ke atas adonan yang telah dibuat. Beri sejumput garam.
7. Tutup kembali telur dengan adonan yang telah dibuat. Jadi ada 3 lapis : Adonan – telur – adonan. Beri sedikit jarak (jangan terlalu penuh supaya muffin bisa mengembang dan tidak tumpah keluar). Dikarenakan aku tidak memiliki loyang yang memadai, jadinya adonan terlalu penuh dan telur muncul ke permukaan atas. Bagian atas telur tidak tertutup dengan adonan jadinya.
Untuk 3 loyang dibawah dan 1 loyang di kanan atas itu aku buat tanpa isi telur ya, makanya telurnya tidak terlihat.
8. Panggang selama 20 – 25 menit dengan suhu 170 – 180 celcius.
9. Angkat dan sajikan.
Dibandingkan dengan foto pada resep aslinya, wah jauh banget nieh bedanya dengan egg muffin buatanku. Pada waktu yang sebelumnya sih aku pernah membuat egg muffin dengan menggunakan sedikit telur. Aku memisahkan antara kuning dan putih telur. jadi dalam loyang ku isi dengan adonan – putih telur – kuning telur – adonan. Tapi hasilnya malah telurnya ga nampak. Jadinya kurang berasa telurnya dan ga bisa disebut egg muffin.
Pembuatan muffin ini tergolong mudah, kegagalan terjadi karena aku tidak mempunyai wadah yang memadai saja. Andaikan aku memilikinya pasti hasilnya akan lebih sempurna. Hahaha…. Kepengen deh belanja loyang-loyang kue dan keperluan baking lainnya, tapi sayang sama si Hubby ga dikasih belanja lagi dan sama mertua sudah dikomplen kalo di rumah sudah kebanyakan barang. Lemari sudah kepenuhan dengan barang-barang yang kubeli hihihihi….
Walaupun bentuknya ga enak dilihat, tapi rasa muffin ini tergolong lumayan di lidahku. Aku sih cukup menyukainya ya, rasanya manis, asin, trus ada telur, jadi aku sih suka-suka aja, cuma ya memang agak sedikit amis telurnya. Harusnya ditambahkan sedikit vanilla biar wangi. Untuk mengganjal perut lapar juga lumayan bisa bikin kenyang.
Oke sekian dulu pembahasan mengenai egg muffin kali ini.. next kalo saya menemukan loyang muffin yang sesuai dan menghasilkan hasil yang lebih sempurna, akan saya update kembali ya,…
Happy baking
Aja aja fighting
God love you…