Seorak San (Gunung Seorak)

17 Apr

Seorak san juga salah satu tempat yang berkesan yang aku kunjungi selama beberapa hari di Korea (mungkin berkesan karena aku bisa melihat salju disana). Aku tidak menyangka kalau hari akan sedingin itu, aku tidak memiliki banyak persiapan selama disana. aku meninggalkan sarung tanganku didalam koper dan gak mungkin diobok-obok selama dalam perjalanan. Aku juga membawa syal yang sangat tipis sekali, dan jaket yang kukenakan saat itu juga agak sempit, aku malas mengancingnya. Jadi selama di Seorak san, aku harus menahan dingin… brrrr……

Saat turun bus kami melihat ada yang menjual topi dan sarung tangan, lalu mampirlah aku membeli sarung tangan dengan harga 6000Won atau seharga 50.000an… wah mahal juga ya, padahal aku suka beli sarung tangan harga 10.000-15.000 saja hehehe, kualitaspun tak jauh berbeda. hahahha

Sepanjang perjalanan selama 3 jam menuju ke Gunung Seorak, kami banyak melihat salju yang masih belum mencair. Dan sepanjang perjalanan ada sungai yang tidak putus-putus dan panjangggggg sekali, menurut informasi dari Guide setempat, itu merupakan salah satu sungai terpanjang yang ada di Korea. Selain itu sungainya juga bersih sekali.

Aku suka dengan pemandangan disini, walau hanya berupa ranting-ranting tapi cukup indah. Sebenarnya aku sudah kedinginan, tapi tidak masalah kalau mau foto harus tetap senyum hahaha…  Aku memakai tank top 3 lapis loh itu + jaket jadi 4 lapis hahaha….😛

Gambar itu merupakan rombongan tur kami, namun sayang ada 4 orang yang tertinggal karena membeli perlengkapan dingin hahaha… mereka sama kurang persiapannya dengan kami, namun karena kami masih muda, kami masih sedikit lebih mampu menahan dingin.

Kami menaiki puncak gunung menggunakan kereta gantung muatan padat (1 kereta bisa diisi 50an 0rang). Wah seram juga ya kalau sampai keretanya jatuh karena berat, apalagi jika yang naik beratnya seperti aku dan suami,…. hehehe

Dari dalam kereta gantung, kami melihat ada kuil dibawah. Setelah di zoom semaksimal mungkin, berikut ini hasilnya. Bagus ya kuilnya. Fotonya seperti lukisan ya, tapi ini asli loh suamiku yang memfotonya.

Lihatlah saljunya masih melapisi daratan. Aku bersyukur masih bisa menyaksikan salju di musim semi. Aku merupakan orang yang tidak tahan dengan hawa dingin, so aku tidak akan pergi berwisata disaat winter. Jadi saat melihat salju, aku sangat senang sekali. Dingin yang seperti itu saja sudah membuat aku tidak tahan, kalau winter wah gak kebayang deh…

Saljunya sudah agak kotor. Andaikan semuanya putih bersih, pasti cantik banget deh….

Setelah turun dari Gunung, kami diajak mengunjungi kuil. Disana ada patung Budha terbesar versi duduknya. Banyak orang yang datang berwisata sambil bersembayang juga. Karena aku tidak beragama Budha ya jadinya aku ambil foto saja disana.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: