Dongdaemun market

17 Apr

Sebenarnya mengunjungi pasar Dongdaemun merupakan sebuah aktivitas yang paling ditunggu-tungu setiap wanita. Ini juga merupakan salah satu tempat yang aku tunggu-tunggu😛

Tampak depan Dongdaemun / Doota.

Saat dalam perjalanan, Ms. Annie (tour guide local disana) menjelaskan bahwa dia akan membawa rombongan ke Pasar pusat Dongdaemun yang biasa dikenal dengan nama Doota. Alasan beliau memilih tempat Doota dikarenakan disana lebih banyak menjual barang-barang asli Korea. Di toko lain suka ada campuran barang2 made in China.

Gedungnya agak sedikit miring gitu.

Setelah sampai di Dongdaemun, kami dibawa ke toko suvenir yang menjual barang-barang Korea semuanya. Setelah melihat suvenir beraneka ragam, aku lupa mengambil beberapa foto disana😦 haiiiiizzzz. Ya alhasil aku mencari-cari barang yang sanggup kubeli untuk ole-olenya. Hal pertama yang aku lakukan adalah mencari sendok dan sumpit lucu dan tempat nasi yang biasa dipakai orang Korea untuk makan. Cari sendok dan ole-ole saja sudah memakan waktu lebih dari 30 menit. Dan setelah toko suvenir kami hanya diberikan waktu 1 jam untuk ngiter-ngiter.

Saat ngiter-ngiter, aku mencoba mengintip harga-harga yang ada. Ternyata lumayan mahal-mahal juga. Ada juga yang harga standard namun sayangnya sepanjang ngiter-ngiter sepertinya yang dijual baju pragawati semua (alias untuk yang bertubuh langsing) hahaha.

Tokonya bagus, tidak seperti mangga dua, lebih menyerupai Mall. Tempatnya bagus, bersih, bajunya bagus-bagus dan aku suka sekali mengitari toko-toko yang ada walau hanya untuk window shopping. Pasar ini buka dari pagi sampai larut malam, so chingudeul bisa ngiter-ngiter disana sampai kaki lecet-lecet hahaha

Bajunya kecil-kecil😦 dan tidak boleh dicoba. Aku banyak melihat coat yang bagus, namun tidak berani bertanya harga, soalnya kalau tidak jadi beli kan susah ngomong alasannya ke yang jual hehehe secara gak ngerti bahasa Korea.

Tempat duduk disaat lelah.

Ups suamiku ikut ke foto deh😛

Pengen deh bisa kesana lagi.

ini merupakan ruang istirahat / ruang tungu di toilet. Wah asik bener toilet ada sofanya. keren keren keren…

Keluar dari dongdaemun, aku hanya mendapatkan 1 buah kaus dan 1 rok. Barang-barang disana tidak boleh dicoba, untungnya baju dan roknya muat walau aga sedikit kebesaran kausnya. Sayang sekali kami tidak memiliki banyak waktu, ikut tur agak ribet memang hehehe harus dikejar-kejar waktu. Namun tuor guide kami memberi waktu bebas setelah tiba di Hotel, bagi yang mau kembali ke Doota bisa menggunakan taksi kesana. Kami menginap di Standford Hotel, Seoul. Dari Hotel ke Doota kira-kira harus membayar 300.000 untuk bolak-balik (itu info dari guide nya loh..) mahal juga ya…🙂

Bagaimana chingudeul, pengen jalan-jalan ke Dongdaemun?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: