Wisata Kuliner di Korea

13 Apr

Makan makan….. buat yang hobi makan, sekarang saatnya kita bahas tentang makanan Korea, termasuk cemilan disana juga. Aku tidak mencicipi banyak makanan disana, soalnya hanya 7 hari saja berada disana. Kalo bahas tentang makanan mungkin aku bisa memberikan penjelasan yang sedikit lebih panjang hehehe

Jujur saja aku kurang tahu apa nama masakan ini, tapi isinya sih daging babi dicampur dengan daging cumi yang diberi bumbu hot paper paste dan cabe bubuk (Berdasarkan perkiraanku loh…) hehe… cara memakannya daging dibungkus dengan sayuran, lalu dimasukan semuanya bersamaan ke dalam mulut. Waaah bisa keselek deh kalo daunnya kegedean (Pengalaman pribadi soalnya ^_^)

Seperti biasanya, makanan di Korea pasti menyajikan Kimchi. Jujur saja aku tidak terlalu suka kimchi, namun aku coba untuk menyukainya karena itu merupakan makanan wajib yang harus ada dimeja saat makan. Selain Kimchi mereka juga menyajikan toge yang bisa dibilang kurang rasa (hambar) dan juga paling aku suka adalah nori keringnya enak deh asin asin gitu. Kalo sup rumput laut ada yang enak dan ada juga yang aneh rasanya. Tiap restoran rasanya suka berbeda.

Ini merupakan makanan yang disajikan di retoran Tony’s romas. (disini tidak ada kimchi atau tauge.. hehehe …). Pertama kali masuk, kami disajikan roti dengan mentega. Setelah itu baru kami diberikan 2 potong iga babi dan 1 potong ayam yang cukup besar dan juga sedikit salad. Ini sih ayam bbq tidak termasuk masakan khas Korea hehe, rasanyaa…… uenakkkkk……

Sup ayam ginseng. Ayamnya 1 ekor (anak ayam) dan didalamnya ditaruh sedikit nasi dan ginseng, lalu diberikan mie juga yang bisa dicampur dalam sup. Hmm.. rasanya sedikit kurang asin, ya masih bisa dimakan sih, cuma ya tidak terlalu doyan.
Daging ayamnya sangat lembut, mudah disobek dengan menggunakan sendok dan sumpit, rasa kuah sedikit hambar. Aku sempat mencicipi rasa ginseng yang ada dalam ayam. Ginsengnya kecil saja, rasanya pahiiit, bleeehhh tidak enak.
Tapi walau tidak enak sih habis juga hehehe, soalnya sayang uda dibayar masa dibuang sih? hehehe…..

Orang Korea sangat menyukai seafood. Disana juga banyak sekali menjual juhi di jalan-jalan, sepertinya itu menjadi cemilan yang biasa untuk mereka. Apa mereka gak takut kolestrol ya? Tapi mereka rajin olahraga dan sangat gila akan kesehatan, walau makan juhi banyak pasti sudah diimbangi dengan aktivitas yang berat mungkin ya hehhee…
Makanan ini berisikan kerang dan udang yang cukup besar. Wah aku makan udang 2 pcs, aku tidak berani makan terlalu banyak, kerangnya aku tidak mencobanya. Rasa kuahnya sih enak, hanya isinya seafood jadi tidak berani konsumsi terlalu banyak.

Makanan ini apa namanya aku lupa😛 hehe, seperti nasi goreng namun ada sambalnya. Makanan ini kubeli saat makan siang di everland. Harganya 8000 won / porsi. Kami membeli dengan menggunakan kupon yang telah dibeli oleh tur guide kami. Untuk side dish nya all you can eat. Aku suka sekali dengan manisan lobaknya, enak sekali dan garing… maknyoss…..

Bebek panggang… sebenarnya aku tidak menyukai daging bebek, namun daripada tidak ada yang bisa dimakan, kuputuskan untuk mencobanya dan setelah dicoba ternyata enak… dagingnya tidak bau amis, rasanya mirip dengan daging ayam namun lemaknya cukup banyak. Ada 3 rasa daging bebek yang disediakan pada makan malam,..wah bagaimana tidak gembul? selama disana selalu disediakan daging dari pagi, siang sampai malam… hehehe

Aku tidak tau apa nama masakan ini. Karena aku tidak menyukai daging sapi, maka aku diberikan masakan daging babi. Untuk daging sapi kuahnya berwarna coklat dan yang bening adalah B2. Aku sempat mencicipi kuah sapinya, rasanya lumayan enak, tidak sehambar daging babinya. Aku kurang menyukai masakan daging babinya. Dan untuk side dish ini ada rumput laut di cah, wah jujur aja rasanya aneh banget, aku hampir mau muntah memakannya. Berlendir dan sedikit bau amis. Kalau lihat penampilannya sih kelihatan enak, tapi pas dimakan…. waahhhh gak kemakan..

Wah ada tikus dalam piringku… eitzzz tenang itu bukan tikus, tapi Bapao (gak usa dikasih tau juga uda pada tau kan? hehehe….). Sarapan di Stanford Hotel selama 3 hari menu nya mirip-mirip.

Lihatlah…. side dish yang disediakan segini banyak. Setiap makan pasti ada side dish, dan yang gak akan ketinggalan ya kimchi. Ada juga yang menyediakan ikan teri, ikan terinya enak walau agak sedikit amis… hehee… dan side dish ini jika habis bisa minta tambah, enak ya? kalo lagi bokek makan side dishnya aja deh sampai kenyang hahaha… LOL😛

Tteokbokki… makanan ini merupakan salah satu makanan favorit orang Korea. Kalau nonton k-drama pasti sering banget menyaksikan mereka makan tteokbokki atau jjajangmyun (mie hitam). Harga dari tteokboki 1 porsi antara (3000 – 3500 won, jika dirupiahkan dikali 8.4 atau setara dengan 25.000-30.000 tergantung tempat penjualannya). Aku sih suka dengan tteokbokki, rasanya mirip mpek-mpek namun sausnya berbeda. Aku suka fish cake nya juga… hehehe *semua suka* hahaha

Makanan ini aku beli di salah satu restoran dalam Lotte World, harganya lumayan mahal. Untuk 2 porsi makanan itu kami harus membayar 21.500 won.. Nasi nya sedikit sekali, tapi dagingnya cukup besar. Untuk rasa mirip dengan nasi kare, namun aku lebih suka kare yang di Sushi Tei, bahkan harganya juga lebih murah yang di Sushi Tei hehe….

Ayam BBQ, ini merupakan makan siang kami selama di Nami Island. Aku sih ga tau harganya, soalnya harga paket makanan ini sudah termasuk dalam paket yang kami bayar. Aku suka dengan bumbunya dan dibakar dengan arang, jadi dagingnya lebih nikmat deh.

Bibimbab… Sebenarnya menu ini tidak ada dalam list di paket yang kami ambil. Tapi dikarenakan aku tidak suka makan daging sapi, so aku dipesankan bibimbab ini. Rasanya sama dengan yang disajikan dengan yang di restoran Korea yang ada di Jakarta. Sayangnya masakan Korea ini sedikit kurang asin (*Menurut aku loooh) hehehe

Kentang tusuk – Kebab dan Sosis lapis tepung (nama itu bukan nama asli makanannya, cuma aku bingung mau sebut apa, ya jadi asal buat nama sesuai dengan yang aku mengerti aja deh…). Kentang tusuknya enak banget, tapi sayang terlalu berminyak. Harga kentang tusuknya 2000 won atau 17rb. Untuk kebab nya rasanya biasa saja, banyak mayonaise, harganya 3000 won. Dan sosis lapis tepungnya rasanya seperti kue bantal yang didalamnya ada sosis dan diberi saus tomat, ya rasanya lumayan enak… tapi ga pake banget loh hehhee

Sate tusuk dicampur sayuran. Warna dagingnya sempurna banget, bumbunya mantap… Harga 1 tusuknya 2.000 won dan jika daging dimakan dengan sayurnya… wah maknyoosss.

Selama 7 hari 6 malam disana, malam-malam saat di Hotel kami berwisata kuliner mencoba beberapa ramyun instant. Harga ramyun ini antara 1000-an won. Ada Bokki Ramyun, cheese bokki, shin ramyun (biasa kami memang makan shin ramyun disini) dan yang 1 lagi aku lupa apa namanya.. Diantara semua yang sudah kucoba pilihan yang paling aku suka tetap jatuh pada Shin Ramyun.. Ya memang shin ramyun tiada duanya,.. mantap..

Aku suka sekali dengan rasa kopi instant disana. Rasanya mirip dengan nescafe latte, namun lebih enak dibanding nescafe. Selain itu kemasan dari setiap minuman juga cantik. Untuk ice cream disana murah banget…

Kue ikan ini kami lihat iklannya di TV saat berada di Hotel. Iklannya menarik dan pas sedang berada di duty free, kami melihat kue ini dijual disana. Harga kue ini 13 USD, isinya 4 kotak dan masing-masing kotak berisi 6 bungkus kue ikan. Rasanya seperti kue bolu diberi isi kacang hijau dan cokelat. Dibilang enak sekali ya engga, tapi suamiku suka…

Minuman kopi ini favorit deh rasanya. Aku memang pecinta kopi, dan aku menyukai rasa kopi ini. Kopi ini ada 5 rasa, aku sudah mencoba 3 dari 5 rasa yang ada. Kemasan kopi ini mengunakan Ha Ji Won sebagai modelnya. Karena melihat kemasan yang menarik dan warna warni, dari sekian yang ditawarkan aku memilih merk kopi ini. Harga kopi ini dijual seharga 1500 won.

Sebenarnya camilan ini mirip dengan Pocky. Namun rasa biskuit sticknya lebih enak dan coklatnya juga lebih berasa dibanding pocky.

Permen-permen dan coklat.. Permen Sugus yang aku beli rasanya asam sekali. Berdasarkan kata tour guide lokal disana orang Korea menyukai asam, mungkin karena itu rasa permennya dibuat asam hehe… kalau coklatnya sih rata-rata enak. coklat buah-buahannya juga enak, suamiku suka banget.

Mochi lapis coklat. Rasa mochi ini hao cek deh, dalamnya ada kacang dan luarnya dilapisi coklat. Tapi sayang harganya mahal banget. 1 bungkus isi 5 pcs harganya 5.000 won. Jadi sekali makan harganya rp. 8.400,-

Pocky hijau. Aku tidak tau apa merk cemilan itu (kotak hijau sebelah kiri). Diantara semua camilan yang aku coba, ini yang paling aku suka. Rasa coklat dan kacangnya dipadukan dengan biskuitnya jadi enak banget. Harganya 4000 won isi 4 bungkus kecil. Untuk 1 bungkus isinya hanya sekitar 7-8 batang saja. 1 batang harganya sudah Rp. 1000,- hahhahaa mahal juga ya…😛

Hahaha lagi -lagi aku tidak tau nama camilan ini. Kalau tidak salah camilan ini ada 3 rasa, namun diantara semua yang ini merupakan yang paling enak. Harganya juga murah. Di Mu Gung Hwa juga ada jual kok harganya Rp. 6.000 saja.

Permen ginseng… bau ginsengnya sangat berasa, rasanya manis. Banyak yang tidak menyukai permen ginseng ini, tapi untungnya Papa ku menyukainya. Jadinya tidak sia-sia aku membelikannya. Suamiku sih tidak suka permen ini. Harga 1 bungkus permen ini 3.000 won.

Berikut ini adalah beberapa minuman yang kami beli dan sempat kami abadikan hehe… ada juga yang kelupaan di foto. Untuk harga sudah agak lupa ya. Ada yang hanya 1000won dan yang teh kalo ga salah 1500 won. Harga jagung bakarnya 2000won, rasanya sangat lembut jagungnya tapi ga manis sama sekali. Masih enakan jagung yang dijual tetangga samping rumahku hehhe…

Onion ring disana enak banget. Bumbunya berasa banget, tapi seram juga sih makannya, terlalu enak dan menggunakan banyak bumbu. Suamiku suka banget dengan camilannya. Untuk minuman yang kami coba sih rata-rata rasanya enak. Dan es krim ikan…. di Jakarta juga banyak jual. Disana untuk mendapatkan es krim ikan itu saya cukup hanya membayar 750won.. murah ya? disini bisa mencapai 13.000 – 15000 jika beli di mall, kalau di Mu Gung Hwa hanya 10.000 saja.

Gula gula… kalo makan gula gula ini jadi ingat waktu masa kecil jika ke PRJ suka diblikan gula gula ini. Rasanya ya sama saja seperti yang dijual disini, ya cuma karena sudah lama juga ga makan gula gula jadi kepengen beli. Apalagi pas liat anak-anak kecil pada makan gula gula sewaktu di everland, jadinya pengen ikutan deh… hehehe… Harganya antara 2.000 – 3.000 won.

Berdasarkan pengalaman beberapa hari berada disana, menurutku masakan khas Indonesia lebih enak.. hehe ya karena lidahnya memang sudah terbiasa🙂

6 Responses to “Wisata Kuliner di Korea”

  1. cyntia April 27, 2012 at 6:23 am #

    Ini tuh di Korea toh…? dikirain di Indonesia… huhuuu… minta refernsi restoran korea yang harga mahasiswa dong. Tau gak?? salam, stylish generation.. mampir ya… saya lagi ikutan lomba blog di facebook Korea Tourism Organization Indonesia dan twitter @ktojakarta nih.. hadiahnya lumayan lho, ke korea gratis (semangat nyari gratisan hehhe^^)

    • Shin Hyo Ae May 3, 2012 at 6:04 am #

      Hi Cyntia….
      lg ikt lomba di KTO ya? hehehe tadinya juga mau ikutan tuh, kemarin uda sempat nulis beberapa hal mengenai barang, makanan yang harus dicoba tapi belum sempat diselesaikan.. pengen juga ke Korea lagi hehehe…
      Iya itu foto kuliner selama di Korea. Kalo di Jakarta aku baru pernah cobain di resto Chung Gi Wa di Dharmawangsa, tp harganya mahal2 tapi enak makanannya, dagingnya empuk banget…
      Kalo mau yang murah mungkin bisa cobain Seoul Garden Express kalo ga salah (aku sih blm pernah cb, tp pernah baca blog org katanya mulai dari 30rban.
      Nanti ak mampir ke blog kamu

  2. Explorer Guidebook June 3, 2014 at 12:30 am #

    Wiih udah lengkap nih cobain kuliner Koreanya. Oh ya mbak, yang kentang tusuk itu “tornado potato” namanya, sementara yang sosis lapis tepung mereka bilang “tokkebi hotdog”. Mungkin mbak Hyo Ae bisa cek di artikel ini, cukup lengkap jajanan Koreanya🙂 –> http://explorerguidebook.blogspot.com/2013/11/15-jajanan-pinggir-jalan-khas-korea.html

    • Shin Hyo Ae June 7, 2014 at 9:58 am #

      Wah thx infonya….
      Ok ak akan mampir ke blognya….

  3. vhe April 13, 2015 at 12:16 am #

    hi kak, mau tanya… waktu bulan april itu cuacanya masih dingin atau sudah mulai hangat?

    • Shin Hyo Ae April 13, 2015 at 1:32 am #

      Sudah lebih hangat tp msh lumayan dingin saat musim semi.. Tapi ttp hrs bawa baju hangat di musim semi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: