Archive | April, 2012

Jap Chae

24 Apr

안녕하세요 Chingudeul….

Kali ini aku mau share mengenai masakan khas Korea yang bernama Jap Chae, sebenarnya masakan ini lebih menyerupai Soun Goreng, namun cara memasaknya saja yang sedikit berbeda. Rasanya ya juga beda sih, tapi tetap enak kok… hehe

Gambar diatas merupakan merk kecap yang aku gunakan. Kecap tersebut aku beli di K-Mart Dharmawangsa, sebelah Chung Gi Wa Restaurant. Kalau cari di supermarket Korea lainnya juga pasti ada menjual kecap ini atau merk lainnya. So coba saja cari hehee… (dari pertama kali membeli kecap ini, aku belum mencoba membedakan rasa kecap ini dengan kecap yang biasa aku gunakan).

Soun yang kugunakan adalah seperti gambar diatas. Harga 1 bungkus kecil kira-kira 40.000 dan yang bungkus besarnya harganya 70.000 an. Sounnya lebih tebal dari soun yang biasa saya gunakan dan rasanya lebih kenyal dan cenderung aga sedikit keras. Tapi biasanya Soun ini yang digunakan untuk memasak Jap Chae.

Bahan utama yang digunakan dalam masakan ini adalah kecap asin, minyak wijen dan gula. Bahan lainnya : bawang putih, wortel, jamur shitake dan bayam, daging. Jika Chingudeul suka bisa ditambahkan dengan yang lainnya.

Cara memasak :
1. Rebus Soun ke dalam air mendidih kurang lebih 3-4 menit saja. Tiriskan, beri kecap asin dan minyak wijen, aduk-aduk. Diperkirakan saja banyaknya, sampai soun rata tercampur dengan kecap.

2. Sisa air rebusan bihun bisa digunakan untuk merebus bayam. Setelah bayam matang, cuci dengan air dingin sebanyak 2-3x dan lalu diperas sampai airnya kering dan di potong-potong kecil. beri kecap asin dan minyak wijen, campur dalam soun.

3. Tumis wortel menggunakan minyak wijen sampai wortel matang. Campur dalam Soun.

4. Tumis bawang putih, daging dan shitake. Berikan kecap asin, gula 1 sendok teh. Campur dalam Soun.

5. Aduk semua bahan, berikan kecap asin, gula dan minyak wijen kembali ke dalam soun. Aduk rata dengan tangan. Coba rasa masakan apakah sudah memiliki rasa asin dan manis yang pas. Rasa masakan ini lebih cenderung ke manis. Jadi berikan gula sesuai dengan selera masing-masing. Setelah dirasa pas masakannya, maka dapat disajikan.

6. Sajikan dalam piring dan dimakan selagi hangat.

Hmm… enak…. walaupun kurang manis sedikit, tapi rasanya cukup enak. hehehe, ada yang mau coba??? 😛

Tambahan : chingudeul bisa menggunakan daging sapi, ayam ataupun B2 untuk memasak Jap Chae. Tanpa daging juga bisa. Jika Chingudeul menyukai daun bawang, maka juga dapat menambahkan daun bawang. Caranya tinggal menumis daun bawang dengan minyak wijen dan setelah matang dapat di campurkan ke dalam Soun.

Mudah kan memasak Jap Chae? Selain enak, jap chae ini juga sehat karena dimasak dengan menggunakan sayuran yang cukup banyak. Namun jangan menggunakan terlalu banyak minyak wijen ya…. Untuk menumis lebih baik menggunakan panci anti lengket supaya dapat menghindari penggunaan minyak yang berlebih.

Sekian review tentang masakan kali ini. lain kali aku akan share kembali pengalaman memasak yang lainnya. Sebenarnya kemarin aku juga memasak Jjajangmyun, aku juga pernah men-share tentang jjajangmyun, nanti akan aku update kembali.

안녕

Advertisements

Teddy Bear Museum (Teseum)

18 Apr

Mengunjungi Teddy bear museum akan menyenangkan sekali bagi pecinta boneka, sayangnya aku bukan pecinta boneka. Aku tidak menyukai boneka karena bulu-bulunya suka membuat hidungku gatal dan menjadi flu. So dari kecil aku jarang mengkoleksi boneka. Ada sih beberapa, tapi harus selalu dicover dengan kantung plastik, so sama boong, ga bisa dimainin hehe… 😛

Gedung teseum ini cukup besar juga, kami diberikan waktu 2 jam untuk berkeliling disana. Ada banyak berbagai boneka beruang yang terdapat disana. Cantik cantik semuanya.
Btw sorry fotonya kurang bagus, pada hari itu kamera yang kami bawa ketiganya habis baterainya hahaha.. jadi kami terpaksa menggunakan kamera HP. Andaikan pakai kamera pasti hasilnya lebih bagus deh.

Boneka selamat datangnya lucu deh (Yang paling atas) dan boneka yang lain juga bagus semuanya.

Bagi keluarga yang membawa anak-anak kesini pasti akan sangat menyenangkan sekali.

Ini merupakan miniatur boneka teddy bear. bagus-bagus miniaturnya.

Ini semua adalah toko souvenir yang menjual aneka boneka teddy bear.

Wow… Mama bear nya besar banget… Wah jangan sampe aku segendut Mama bear.. amit-amit deh…

Aku tau kenapa mereka membuat boneka teddy bear-nya besar-besar, soalnya kalau dibuat kecil nanti dimasukan dalam tas dan dibawa pulang oleh pengunjung, apalagi orang indonesia yang dikenal suka nyomot hahaha… Eits tapi Aku engga loh hehehe, aku warga negara Indonesia yang baik.. hehehe 🙂

Wah aku dilamar oleh Mr,. Teddy bear.. tapi aku sudah punya suami, maaf ya Mr. Teddy…. 😛

Aku suka deh sama boneke-bonekanya….. lucu lucu ..

Kalau yang ini, yang pengen aku bawa pulang bukan bonekanya, tapi mobilnya yang pengen aku bawa  hahaha….

Bagaimana chingudeul? apakah kalian suka dengan Teddy bear? Bagi pecinta boneka Teddy silahkan mengunjungi Teseum, dijamin kamu pasti akan bawa pulang ole-ole yang banyak.. liat yang ini pengen, yang sana juga pengen. (jika uangnya cukup ya…. 😛 hahah)

Dragon Head Rock

17 Apr

Dragon Head Rock merupakan tempat wisata yang kami kunjungi di hari pertama. Sesaat tiba disana, yang banyak kelihatan adalah bebatuan disepanjang pinggir pantainya. Daerahnya sedikit gersang, karena saat kami kesana rumputnya sudah kering kerontang. Tanpa menunggu waktu lama kami juga mencoba turun untuk melihat batu kepala naga dari dekat.

Ya jika diperhatikan ada sedikit menyerupai kepala Naga ya.. Tapi tidak mirip-mirip banget sieh…

Jika dilihat dari daerah tempat aku berdiri sih kelihatan lumayan bagus lautnya, tapi masih kalah bagus dengan Bangka 🙂

Untuk turun ke bawah, tidak terlalu banyak tangga yang harus dilalui.

Jika dilihat dari jauh, tidak terlalu mirip kepala naga ya,….. 😛

Berfoto di dekat patung yang menutup jalanan…

Ini merupakan patung khas Jeju Island. Orang Korea percaya jika yang memegang hidung patung ini nantinya akan diberikan anak laki-laki. Aku juga pernah nonton adegan nenek-nenek yang mengais hidung patung supaya dia mendapatkan cucu laki-laki.

Setelah puas menikmati pemandangan dibawah, kami mencicipi jajanan disana. Kami hanya membeli Sosis dan minuman saja. Disana juga ada menjual jeruk, namun rasaya asam sekali kata guide setempat. Orang Korea menyukai makanan asam. Oh ya disana juga menjual coklat dengan rasa buah-buahan. Harganya 10.000 won dan juga ada menjual berbagai souvenir. Sayang aku tidak terpikir untuk membeli patung kecil khas jeju island. Stelah pulang baru terpikirkan untuk membelinya sebagai kenangan 😦

 

Seorak San (Gunung Seorak)

17 Apr

Seorak san juga salah satu tempat yang berkesan yang aku kunjungi selama beberapa hari di Korea (mungkin berkesan karena aku bisa melihat salju disana). Aku tidak menyangka kalau hari akan sedingin itu, aku tidak memiliki banyak persiapan selama disana. aku meninggalkan sarung tanganku didalam koper dan gak mungkin diobok-obok selama dalam perjalanan. Aku juga membawa syal yang sangat tipis sekali, dan jaket yang kukenakan saat itu juga agak sempit, aku malas mengancingnya. Jadi selama di Seorak san, aku harus menahan dingin… brrrr……

Saat turun bus kami melihat ada yang menjual topi dan sarung tangan, lalu mampirlah aku membeli sarung tangan dengan harga 6000Won atau seharga 50.000an… wah mahal juga ya, padahal aku suka beli sarung tangan harga 10.000-15.000 saja hehehe, kualitaspun tak jauh berbeda. hahahha

Sepanjang perjalanan selama 3 jam menuju ke Gunung Seorak, kami banyak melihat salju yang masih belum mencair. Dan sepanjang perjalanan ada sungai yang tidak putus-putus dan panjangggggg sekali, menurut informasi dari Guide setempat, itu merupakan salah satu sungai terpanjang yang ada di Korea. Selain itu sungainya juga bersih sekali.

Aku suka dengan pemandangan disini, walau hanya berupa ranting-ranting tapi cukup indah. Sebenarnya aku sudah kedinginan, tapi tidak masalah kalau mau foto harus tetap senyum hahaha…  Aku memakai tank top 3 lapis loh itu + jaket jadi 4 lapis hahaha…. 😛

Gambar itu merupakan rombongan tur kami, namun sayang ada 4 orang yang tertinggal karena membeli perlengkapan dingin hahaha… mereka sama kurang persiapannya dengan kami, namun karena kami masih muda, kami masih sedikit lebih mampu menahan dingin.

Kami menaiki puncak gunung menggunakan kereta gantung muatan padat (1 kereta bisa diisi 50an 0rang). Wah seram juga ya kalau sampai keretanya jatuh karena berat, apalagi jika yang naik beratnya seperti aku dan suami,…. hehehe

Dari dalam kereta gantung, kami melihat ada kuil dibawah. Setelah di zoom semaksimal mungkin, berikut ini hasilnya. Bagus ya kuilnya. Fotonya seperti lukisan ya, tapi ini asli loh suamiku yang memfotonya.

Lihatlah saljunya masih melapisi daratan. Aku bersyukur masih bisa menyaksikan salju di musim semi. Aku merupakan orang yang tidak tahan dengan hawa dingin, so aku tidak akan pergi berwisata disaat winter. Jadi saat melihat salju, aku sangat senang sekali. Dingin yang seperti itu saja sudah membuat aku tidak tahan, kalau winter wah gak kebayang deh…

Saljunya sudah agak kotor. Andaikan semuanya putih bersih, pasti cantik banget deh….

Setelah turun dari Gunung, kami diajak mengunjungi kuil. Disana ada patung Budha terbesar versi duduknya. Banyak orang yang datang berwisata sambil bersembayang juga. Karena aku tidak beragama Budha ya jadinya aku ambil foto saja disana.

Lotte World (indoor and Outdoor)

17 Apr

LOTTE WORLD INDOOR

Selama 6,5 hari disana, lotte world merupakan salah satu tempat yang banyak menghabiskan waktu. Sebagian waktu sepanjang hari itu habis di lotte world.Wah jadi mubazir juga karena kami ga bisa mencoba permainannya yang serem-serem menurutku dan antriannya juga cukup panjang. Untuk satu wahana bisa antri 40 menit sampai 1 jam lebih. Wah daripada antri, mendingan aku ngiter-ngiter and jalan-jalan deh liat lokasi sekelilingnya. Aku ingin menikmati semua waktu dengan baik selama berada disana.

Setibanya di Lotte World kami harus menunggu Guide kami membelikan tiket untuk kami. Sambil menunggu ya kami menghabiskan waktu untuk berfoto ria. 😛

Setelah masuk ke dalam, chingudeul bisa melihat aneka warna berpadu, cantik banget. Suasana di Lotte World tidak seramai di Everland, tapi saat siang hari semua wahana cukup padat pengunjung, apalagi wahana yang menegangkan, padat banget.

Bagus juga tempatnya. Banyak juga pasangan muda-mudi yang kesana. Di dalam ruangan ada beberapa permainan yang kami coba, seperti kuda-kudaan, yang naik rata-rata anak-anak hehehe… yang aku berani naik hanya yang seperti itu soalnya dan suamiku dengan rendah hati bersedia menemani aku. Selain itu kami juga mencoba kora-kora, Simbad (Semacam istana boneka), dan mencoba main monorailnya untuk keliling lotte world.

Disana aku tidak mencoba roller coasternya, walau indoor tapi cukup seram juga rutenya. Aku tidak berani mencobanya, kapok dengan T-express yang di everland soalnya hehehe… So lame…

Disana ada juga pertunjukan drama yang rata-rata diperankan oleh Bule. Banyak juga yang nonton, tapi karena ngak ngerti mereka ngomong apa ya malas juga nontonnya hehehe. Aku suka dengan pemandangan didalam, walau bunganya palsu tapi tetap indah.

Di lantai atas, ada beberapa lukisan yang biasa dipakai untuk foto-foto. Wah kalau ada yang jago foto pasti hasilnya bagus banget deh. Aku suka sekali dengan lukisan sayap malaikatnya 🙂

LOTTE WORLD OUTDOOR

Setelah bosan dengan wahana yang didalam, kami menjajaki wahana permainan diluar. Di LW outdoor ini aku bermain wahana yang seperti di dufan dan juga perahu bebek.. kasihan suamiku jadi tidak bisa coba wahana lain karena aku tidak bisa menemaninya.

Suasana siang itu begitu terik tapi tetap adem, aku tidak tahan dengan sinar mataharinya. Mataku kering dan tidak tahan melihat sinar (tapi bukan vampire lohhh). ahahaha….

Aku tidak mengambil banyak foto selama di LW. Aku lebih banyak asik menyaksikan orang-orang yang menikmati permainan yang ada.  Permainan seperti roller coaster yang di outdoor antri 1 jam lebih, kami malas mencobanya.

Ini merupakan jogging track yang biasa dipakai penduduk sana untuk berolah raga. Letaknya ada diseberang LW outdoor. Sayang bunganya sudah pada gugur, kalau sedang bermekaran, wah pasti cuantik banget…

Kalau ke Korea jangan lupa main-main ke Lotte World ya. Jangan pilih hari sabtu and minggu, karena pastinya akan sangat ramai. Dan jika disaat musim semi juga biasa suka ada school trip, jadi suka ramai oleh anak sekolah.